Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Gubernur Meki : 2026 Harus Jadi Tahun Pembenahan dan Penataan

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Meki : 2026 Harus Jadi Tahun Pembenahan dan Penataan Perbesar

NABIRE – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum pembenahan dan penataan di berbagai sektor pembangunan di Papua Tengah. Penegasan itu disampaikan saat menutup talkshow refleksi satu tahun kepemimpinan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Dalam closing Stegmen, Meki Nawipa menekankan bahwa fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan masyarakat memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak. Sejumlah program telah dijalankan, di antaranya Sekolah Sepanjang Hari (SSH) yang memberi ruang bagi mama-mama untuk bekerja, serta Program Mapega yang menyerap tenaga guru sarjana pendidikan.

Img 20260220 wa0004

“Kita sudah menciptakan lapangan kerja. Sekolah sepanjang hari membantu mama-mama bekerja, dan melalui Mapega ada 267 guru yang digaji Rp5 juta per bulan. Dalam enam bulan, sekitar 500 lapangan kerja sudah tercipta,” ujar Nawipa Jumat, (20/2/2026) di Nabire

Gubernur menegaskan, keberhasilan program pembangunan tidak mungkin dicapai tanpa dukungan seluruh elemen, mulai dari masyarakat, pemerintah, DPR, hingga Majelis Rakyat Papua (MRP). Ia mengajak semua pihak bergandengan tangan agar perubahan yang diharapkan dapat terwujud.

Img 20260220 wa0007

“Program ini tidak akan berjalan tanpa dukungan semua orang. Mari kita dukung yang baik, supaya hari esok lebih baik dari hari ini,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Meki Nawipa juga menyampaikan apresiasi kepada DPR Papua Tengah atas dukungan regulasi, khususnya terkait pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Ia menyebut, regulasi daerah yang telah ditetapkan memberi kepastian hukum bagi masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara legal.

Menurutnya, dengan aturan tersebut, pengajuan izin WPR yang tidak ditanggapi oleh Kementerian ESDM dalam jangka waktu tertentu dapat ditindaklanjuti di tingkat daerah, sehingga pemerintah provinsi tidak sepenuhnya bergantung pada proses di pusat.

Img 20260220 wa0003

Mengakhiri pernyataannya, Gubernur Papua Tengah menyampaikan harapan besar untuk tahun 2026. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan dan penataan di semua sektor kehidupan masyarakat.

“Kita berharap 2026 ini yang bengkok menjadi lurus, yang kusut menjadi rapi. Mari siapkan diri, tenaga, hati, dan jiwa untuk kehidupan yang lebih baik ke depan,” pungkas Meki Nawipa.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3AP2KB Mimika Sosialisasikan Pemenuhan Hak Anak, Bentuk Forum Anak 2026

3 Juni 2026 - 14:43 WIB

IMG 20260603 WA0031

Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa, PPK Se-Mimika Dibekali Pemahaman TKDN Berdasarkan Aturan Baru

3 Juni 2026 - 14:38 WIB

IMG 20260603 WA0033

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Gelar OJT Kusta, Filariasis, dan Hepatitis di Paniai

3 Juni 2026 - 10:35 WIB

IMG 20260603 WA0023

Babak Baru Kasus Sopi Dek 4 KM Leuser, Berkas Tersangka A.T.K Kini di Tangan Kejari Mimika

3 Juni 2026 - 10:31 WIB

IMG 20260603 WA0029

Warna-Warni Bendera Piala Dunia Hiasi Jalanan, Omzet Pedagang Siap Meroket

3 Juni 2026 - 10:26 WIB

IMG 20260603 WA0028
Trending di News