JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD RI, Mohammad Iqbal, secara resmi melantik sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI. Dalam prosesi tersebut, Iqbal menekankan bahwa tantangan lembaga ke depan memerlukan aparatur yang adaptif terhadap teknologi dan perubahan zaman.
“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara-cara lama. Pelantikan ini adalah bagian dari penyegaran organisasi agar Sekretariat Jenderal DPD RI semakin modern dan mampu memberikan dukungan administratif serta keahlian yang optimal kepada seluruh Anggota DPD RI,” ujar Mohammad Iqbal di Kompleks Parlemen, Senayan.
Inovasi dan Pelayanan Iqbal berpesan agar para pejabat yang baru dilantik segera melakukan terobosan di unit kerja masing-masing. Ia menyoroti pentingnya penyederhanaan proses bisnis melalui sistem digital agar pelayanan menjadi lebih transparan dan akuntabel.
“Inovasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Saya berharap saudara-saudara menjadi motor penggerak perubahan di birokrasi kita. Jangan takut untuk keluar dari zona nyaman selama itu untuk kebaikan lembaga,” tegasnya.
Menjaga Marwah Lembaga Lebih lanjut, Iqbal kembali mengingatkan mengenai integritas sebagai harga mati. Menurutnya, setiap tindakan pejabat DPD RI mencerminkan citra lembaga di mata publik. Ia meminta seluruh jajaran untuk menjaga loyalitas dan tegak lurus pada aturan perundang-undangan.
“Tunjukkan bahwa Sekretariat Jenderal DPD RI diisi oleh individu-individu yang berintegritas tinggi. Kepercayaan publik adalah aset terbesar kita yang harus dijaga bersama-sama,” tutup Iqbal.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi di lingkungan DPD RI dan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat serta sesi foto bersama dengan tetap memperhatikan efektivitas waktu kerja.






