Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Tiga Warga Sipil Nyaris Jadi Korban Penembakan OTK

Etty Welerbadge-check


					Tiga Warga Sipil Nyaris Jadi Korban Penembakan OTK Perbesar

TIMIKA (Yahokimo) – Tiga orang warga sipil nyaris menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) di jalur KM 7, Kampung Maroku.

Melalui keterangan yang diberikan kepada awak media, Senin (2/02/2026) kejadian itu terjadi pada Minggu (1/02/2026) kemarin pada saat ketiga warga sipil menggunakan sebuah mobil pickup.

Kendaraan tersebut dikemudikan Abdul Kadir (42) dengan dua penumpang, Peres Kusa (23) dan Luktar Pasomba (46). Saat melintasi lokasi, mereka melihat sekelompok orang bersenjata di sisi kiri jalan. Tak lama kemudian, beberapa kali tembakan terdengar mengarah ke kendaraan mereka.

Dalam kepanikan, Abdul Kadir langsung memacu kendaraan menjauh dari lokasi menuju arah Pelabuhan Logpon. Salah satu penumpang sempat melompat ke semak-semak untuk menyelamatkan diri sebelum akhirnya kembali bergabung setelah situasi dirasa aman.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Pemeriksaan awal juga tidak menemukan bekas tembakan pada badan kendaraan.

Laporan warga itu langsung direspons cepat oleh personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo. Aparat melakukan penyisiran lokasi, pengamanan jalur, serta memintai keterangan dari para korban guna memastikan situasi tetap terkendali.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah operasi.

“Kami tidak ingin masyarakat hidup dalam rasa takut saat beraktivitas. Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak mengamankan jalur dan memastikan warga selamat. Ini komitmen kami untuk selalu hadir memberi rasa aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, aparat masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata yang sebelumnya terpantau beraktivitas di sekitar wilayah Logpon dan KM 7.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat tetap waspada namun tidak panik.

“Kami meningkatkan patroli dan penjagaan di titik-titik rawan. Masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa, namun segera laporkan jika melihat hal mencurigakan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti untuk mencegah kejadian serupa,” kata Adarma.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tantangan keamanan di wilayah pegunungan Papua masih nyata. Namun kehadiran aparat yang sigap di lapangan memberi ketenangan bagi warga. Aktivitas masyarakat di jalur tersebut kini berangsur normal, sementara aparat terus melakukan penyelidikan dan pengamanan berkelanjutan. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinkes Mimika Dorong Kesadaran Masyarakat Patuhi Aturan Kawasan Tanpa Rokok

25 Juli 2026 - 21:37 WIB

IMG 20260725 WA0004

MSG Kembali Dorong Dewan HAM PBB Tindaklanjuti Seruan Kunjungan ke Papua

25 Juli 2026 - 21:31 WIB

IMG 20260725 WA0008

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Curanmor di Timika, Motor Korban Berhasil Diamankan

25 Juli 2026 - 21:28 WIB

IMG 20260725 WA0007

TPNPB Klaim Gelar Upacara Militer dan Serahkan Senjata Rampasan kepada Egianus Kogoya

25 Juli 2026 - 21:23 WIB

IMG 20260725 WA0005

Gegerkan Para Pendulang Emas, Sesosok Mayat Pria Ditemukan Gantung Diri di Mile 21 Timika

25 Juli 2026 - 04:21 WIB

IMG 20260725 WA0055
Trending di Headline