Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

News

Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua

adminbadge-check


					Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Perbesar

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggelar rapat kerja dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada Kamis (11/12/2025) di Jakarta. Rapat tersebut berfokus pada evaluasi sejumlah isu strategis terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk pembahasan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan percepatan pembangunan di Papua.

Isu Kesiapan Fiskal Daerah Otonomi Baru

Dalam pembahasan mengenai DOB, Mendagri Tito Karnavian secara tegas menyoroti kesiapan anggaran atau fiskal nasional sebagai kendala utama.

“Permasalahan utama DOB adalah kesiapan anggaran. Untuk itu, kami menyarankan Komite I DPD RI berkomunikasi lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan,” ujar Mendagri. Hal ini menggarisbawahi pentingnya pertimbangan keuangan yang matang, selain kebutuhan daerah, sebelum melangkah pada pembentukan daerah baru.

Penguatan Program Percepatan Pembangunan Papua

Mendagri dan Komite I DPD RI juga menyepakati perlunya penguatan program percepatan pembangunan di wilayah Papua. Pemerintah wajib memastikan pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi Orang Asli Papua (OAP), yang meliputi:

Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Tito menjelaskan bahwa upaya percepatan ini telah didukung dengan pembentukan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Komite yang baru dilantik Presiden ini bertugas mengoordinasikan dan menyelaraskan program-program antara kementerian/lembaga di pusat dengan enam provinsi dan 42 kabupaten/kota di Papua.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan memimpin rapat penting pada pekan depan. Pertemuan ini akan melibatkan Komite Eksekutif, seluruh kepala daerah se-Papua, serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas capaian program, arahan kebijakan, dan langkah-langkah konkret percepatan pembangunan.

Selain isu DOB dan Papua, rapat kerja tersebut juga mencakup evaluasi umum terhadap pelaksanaan otonomi daerah serta aspirasi mengenai penyesuaian dana transfer ke daerah (TKD).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Apresiasi Penindakan Miras dan Narkoba, Ketua Fraksi Golkar Mimika Minta Perketat Pengawasan di Pelabuhan dan Perda Ditegakkan Tegas

16 Juni 2026 - 13:06 WIB

20260615

Ribuan Warga Mimika Ramaikan Pawai Ta’aruf Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026 - 06:26 WIB

IMG 20260616 WA0021

DAPUR ADALAH KUNCI: Moderasi Beragama Harus Berujung di Meja Makan 

16 Juni 2026 - 03:52 WIB

IMG 20260616 WA0133

BPPKAD Papua Tengah: Dana Otsus Sudah Dialokasikan dan Ditransfer ke Pemerintah Daerah

16 Juni 2026 - 02:56 WIB

IMG 20260616 WA0121

Lepas Jalan Santai 1 Muharram 1448 H, Simon Mote Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Kebersamaan

16 Juni 2026 - 02:52 WIB

IMG 20260616 WA0109
Trending di Headline