Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

Wamendikti Stella Ungkap Rumus Negara Maju : Tinggalkan Teaching University, Beralih ke Research University

adminbadge-check


					Wamendikti Stella Ungkap Rumus Negara Maju : Tinggalkan Teaching University, Beralih ke Research University Perbesar

JAKARTA – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie menegaskan bahwa Indonesia perlu segera meninggalkan paradigma teaching university dan beralih menuju research university jika ingin mengejar ketertinggalan dan menjadi negara maju. Hal itu disampaikan Stella saat memaparkan arah pengembangan pendidikan tinggi berbasis riset nasional.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak bisa lagi hanya berfokus pada kegiatan mengajar, tetapi harus menjadi pusat riset dan inovasi yang menghasilkan temuan ilmiah yang dapat langsung berdampak pada ekonomi dan pembangunan nasional.

“Semua negara maju memiliki pola yang sama: mereka meninggalkan teaching university dan membangun research university sebagai pusat inovasi. Jika Indonesia ingin melompat lebih jauh, riset harus menjadi prioritas utama,” tegas Stella.

Belajar dari Negara-Negara Maju: Jerman, AS, dan China

Stella memaparkan contoh bagaimana negara-negara maju berhasil melakukan lompatan ekonomi berkat ekosistem riset yang kuat:

  • Jerman mulai membangun universitas riset sejak awal 1800-an dan memetik hasilnya selama masa Perang Prusia pada 1870-an.

  • Amerika Serikat mengembangkan kekuatan riset sejak 1940-an dan mendominasi inovasi global pada akhir Perang Dingin tahun 1980-an.

  • China memulai transformasi risetnya pada 1980-an dan kini menjadi pusat teknologi dunia, bahkan klaster teknologi dan inovasi sudah menyumbang sekitar 13,4 persen Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut.

“Polanya jelas. Negara dengan riset kuat akan memimpin inovasi, dan inovasi akan memimpin perekonomian,” kata Stella.

Riset Dorong Pertumbuhan Ekonomi Hingga 0,9 Persen

Stella mengutip studi Fryman dan Balina (2016) yang menunjukkan bahwa investasi riset memiliki dampak langsung terhadap kenaikan PDB. Dalam jangka pendek, riset mampu meningkatkan ekonomi sebesar 0,2 persen, sedangkan dalam jangka panjang dapat mencapai 0,9 persen.

Karena itu, Stella menilai Indonesia perlu mempercepat penguatan riset agar mampu mencapai target ambisius pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen.

Anggaran Riset Naik Dua Kali Lipat

Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Stella menjelaskan bahwa anggaran riset nasional telah meningkat signifikan dalam periode terakhir. Dari sebelumnya Rp1,47 triliun, kini naik menjadi Rp3,2 triliun.

“Kenaikan anggaran ini adalah sinyal kuat bahwa pemerintah ingin riset menjadi mesin utama pembangunan. Namun anggaran saja tidak cukup — kita harus membangun kolaborasi antara kampus, industri, lembaga penelitian, dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Bangun Ekosistem Riset Nasional

Stella menegaskan bahwa transformasi perguruan tinggi menjadi research university membutuhkan perubahan budaya akademik. Dosen tidak hanya mengajar, melainkan harus aktif meneliti. Mahasiswa bukan hanya mendengar teori, tetapi terlibat dalam laboratorium dan inovasi. Industri juga harus membuka diri untuk menerima hasil penelitian kampus.

“Ekosistem riset harus dibangun secara komprehensif. Universitas tidak boleh berdiri sendiri. Industri, pemerintah, dan komunitas harus menjadi bagian dari proses inovasi,” pungkas Stella.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim PERSEJASI Mimika Bawah Nama Papua di Liga Nasional Yang Digelar Oktober 2026 

6 September 2026 - 14:12 WIB

20260904

Batu di Badan Jalan Berujung Kecelakaan Tunggal di Pasar Lama Timika

6 September 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260906 WA0000

Indonesia Diminta Tingkatkan Kewaspadaan, Aktivitas Sejumlah Gunung Api Terus Dipantau

6 September 2026 - 11:32 WIB

6a9c1de50d696

KNPI Mimika: KONI Distrik Harus Jadi ‘Mata dan Telinga’ untuk Temukan Talenta Atlet dari Kampung

5 September 2026 - 13:54 WIB

20260905

Dari Kampung Untuk Mimika, KONI Distrik Mimika Barat Tengah Siap Cetak Atlet Berprestasi

5 September 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260905 223248
Trending di Headline