Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

Headline

Papua Tengah Siap Kolaborasi dengan IPB untuk Majukan Sektor Pertanian

Etty Welerbadge-check


					Papua Tengah Siap Kolaborasi dengan IPB untuk Majukan Sektor Pertanian Perbesar

TANGERANG — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sektor pertanian berkelanjutan dengan menjalin kerja sama bersama Institut Pertanian Bogor (IPB). Hal ini disampaikan dalam kegiatan Indonesia Science Festival (ISF) 2025 dan Penandatanganan MoU yang digelar di Garuda Main Hall 1, Nusantara Hall, ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (8/11/2025).

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Galey, mewakili Gubernur Papua Tengah dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi inovatif antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi seperti IPB untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia Papua di bidang pertanian.

Img 20251109 wa0007

“Indonesia, musuh dunia ini mau maju atau mundur ada di tangan kita sendiri. Ide, cara, dan inovasi-inovasi baru itu harus muncul dari kita, termasuk di Papua,” ujar Deinas Galey.

Ia menjelaskan bahwa Papua Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian alami tanpa ketergantungan tinggi pada pupuk kimia. Ke depan, pemerintah provinsi berencana mengirim sejumlah petani dari delapan kabupaten di wilayahnya untuk mengikuti pelatihan langsung di IPB dan kampus pertanian lainnya.

“Kami akan kirim masyarakat kami, terutama para petani, untuk belajar langsung tentang cara bertani yang benar. Setelah itu, mereka akan kembali ke daerah untuk mempraktikkan dan menyosialisasikan hasil pembelajaran kepada masyarakat,” tambahnya.

Menurut Deinas Galey, kerja sama ini bukan hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah dan membuka peluang usaha baru berbasis hasil bumi Papua Tengah.

“Sekolah pertanian seperti IPB adalah pusat pembelajaran yang luar biasa. Dari sinilah kita bisa belajar banyak hal yang akan berdampak langsung pada ekonomi rakyat Papua,” tuturnya.

Acara ISF 2025 dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, pejabat kementerian, akademisi, serta pelaku usaha bidang agrikultur dan inovasi teknologi. Nota dinas tertanggal 6 November 2025 dari Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silvanus A. Soemoele, juga menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap partisipasi Gubernur Papua Tengah dalam kegiatan strategis ini.

Img 20251109 wa0008

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi pertanian Papua Tengah yang mandiri, produktif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline