Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Gubernur Meki Serahkan Bantuan Alat Pascapanen Kopi kepada Kelompok Tani Tunas Jaya di Mimika

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Meki Serahkan Bantuan Alat Pascapanen Kopi kepada Kelompok Tani Tunas Jaya di Mimika Perbesar

TIMIKA – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyerahkan langsung bantuan alat pascapanen kopi kepada Kelompok Tani Tunas Jaya di Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu (24/10/2026).

Penyerahan bantuan melalui Pemerintah Provinsi Papua Tengah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengembangkan kopi sebagai komoditas unggulan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua Tengah.

 

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah, drh. Rafael Heri Nugroho, S.KH., menjelaskan bahwa Papua Tengah memiliki potensi kopi yang besar. Perkebunan kopi rakyat, khususnya di wilayah dataran tinggi, diharapkan menjadi salah satu komoditas unggulan subsektor perkebunan karena memiliki cita rasa khas.

IMG 20261024 WA0044

Namun, selama ini petani masih menghadapi kendala dalam proses pascapanen. Pengolahan yang dilakukan secara manual menyebabkan mutu biji kopi belum seragam, waktu pengolahan relatif lama, serta harga jual di tingkat petani masih rendah. Padahal, penanganan setelah panen menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas kopi yang dihasilkan.

Untuk mengatasi kendala tersebut, pemerintah provinsi menyalurkan lima jenis peralatan kepada Kelompok Tani Tunas Jaya di Kabupaten Mimika.

Bantuan tersebut terdiri atas satu unit mesin pengupas kulit kopi basah (pulper), satu unit mesin pengupas kulit kopi kering (huller), satu unit mesin sangrai (roasting), satu unit mesin penggiling (grinder), serta satu unit alat penyegel kemasan.

Melalui bantuan ini, pemerintah berharap mutu kopi petani meningkat dan mampu memenuhi standar pasar. Petani juga diharapkan tidak hanya menjual buah kopi merah (cherry), tetapi dapat mengolah hasil panen menjadi biji kopi hijau (green bean) maupun kopi bubuk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Peningkatan kemampuan pengolahan tersebut diharapkan berdampak pada kenaikan pendapatan dan kesejahteraan petani, sekaligus memperluas pengenalan kopi Papua Tengah di pasar nasional maupun ekspor.

Rafael mengatakan, dukungan pemerintah tidak berhenti pada penyerahan peralatan. Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah akan memberikan bimbingan teknis mengenai pengoperasian dan perawatan alat, serta pendampingan oleh penyuluh di lapangan.

Ia juga mengingatkan kelompok tani penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara bertanggung jawab. Seluruh peralatan merupakan milik bersama kelompok sehingga harus digunakan dan dirawat dengan baik, tidak dijual, tidak dipindahtangankan, serta tidak dibiarkan rusak.

Pemerintah akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan peralatan dimanfaatkan sesuai tujuan program.

Ke depan, Pemprov Papua Tengah juga akan mendorong penguatan kelembagaan koperasi, pengembangan kemitraan dengan pembeli dan off-taker, serta promosi kopi Papua Tengah. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat rantai usaha kopi dari hulu hingga hilir.

Melalui penyerahan bantuan tersebut, pemerintah berharap petani kopi semakin mampu mengembangkan usaha pengolahan hasil perkebunan, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperluas akses pasar bagi kopi Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Sarang Narkoba di Kampung Vietnam, Polda Papua dan BNN Amankan 10 Orang

25 Oktober 2026 - 05:24 WIB

IMG 20261025 WA0009

Diduga Korban Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Poros Mapurujaya

25 Oktober 2026 - 05:15 WIB

IMG 20261025 WA0004

Dinsos Deiyai Buka Pendaftaran Perlinsos hingga 31 Oktober 2026, Siapkan Data Bansos 2027

25 Oktober 2026 - 05:11 WIB

IMG 20261025 WA0000

OPINI : BEREBUT EMAS DI MAKIMI, MASYARAKAT ADAT DAPAT APA?

24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

WhatsApp Image 2026 10 24 at 04.29.28

Bawaslu Mimika Buka Ruang Kritik, Siapkan Lima Agenda Penguatan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 11:09 WIB

IMG 20261024 WA0085
Trending di Headline