NABIRE – Ketua Program Studi Teknik Informatika Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Dr. Nicodemus Rahanra, ST., MT., telah mempertahankan disertasinya dalam ujian tertutup pada Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Universitas Papua (UNIPA), Manokwari, Senin (12/10/2026).
Hal tersebut disampaikan Nicodemus Rahanra kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Dalam ujian tersebut, Nicodemus mempertahankan disertasi berjudul “Model Keputusan Berbasis ROV-UPT untuk Penentuan Lokasi Sampling dan Evaluasi Tutupan Bentik Terumbu Karang di Pulau Nusi, Nabire”.

Penelitian ini mengembangkan pendekatan berbasis Remotely Operated Vehicle (ROV) dan Unmanned Photographic Technique (UPT) untuk mengoptimalkan ketepatan penentuan lokasi pengambilan sampel serta evaluasi tutupan bentik terumbu karang di perairan Pulau Nusi, Kabupaten Nabire.
Kajian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu lingkungan kelautan, terutama dalam pemantauan ekosistem terumbu karang serta mendukung upaya konservasi dan pengelolaan wilayah pesisir berbasis data ilmiah.
Sidang ujian tertutup berlangsung di Ruang Ujian Program Pascasarjana UNIPA, Amban, Manokwari. Sidang dipimpin Prof. Dr. Abdul Hamid A. Toha, S.Pi., M.Si., selaku Ketua Sidang sekaligus Penguji I.
Dewan penguji terdiri atas Dr. Ir. Paulus Boli, M.Si., sebagai Penguji II; Dr. Ir. Selvi Tebaiy, S.Pi., M.Si., sebagai Penguji III; Dr. Mahmud, S.Hut., M.Sc., sebagai Penguji IV; serta Markus Heryanto Langsa, S.Si., M.Sc., Ph.D., sebagai Penguji V. Pelaksanaan ujian turut berada di bawah pengawasan administrasi akademik dan panitia ujian oleh Ludia T. Wambrauw, S.P., MAgribus., Ph.D.

Hasil penelitian Nicodemus diharapkan dapat memperkaya referensi ilmiah mengenai pemetaan dan evaluasi ekosistem terumbu karang. Selain itu, kajian tersebut memiliki potensi manfaat praktis bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi konservasi wilayah pesisir, khususnya di kawasan Teluk Cenderawasih dan sekitarnya.
Pencapaian akademik ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan USWIM Nabire. Hal tersebut sejalan dengan visi universitas periode 2025–2029, yakni menjadi perguruan tinggi unggul dan rujukan dalam bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan humaniora.
Visi tersebut dijabarkan melalui misi penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran berkualitas, pengembangan penelitian yang inovatif dan berdampak, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, pembangunan tata kelola perguruan tinggi yang baik dan profesional, serta pengembangan kerja sama yang luas.
Penguatan kapasitas akademik dosen melalui pendidikan doktoral diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan penelitian, dan kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat di Tanah Papua.
Dengan demikian, pengembangan sumber daya manusia dan penguatan budaya akademik menjadi bagian penting dalam upaya USWIM Nabire mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan menjadi rujukan sesuai visi dan misi universitas.(MB)







