Menu ✖

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN

Headline

Pulang Ibadah Keluarga di Kwamki Narama, Empat Warga Dipanah OTK 

Etty Welerbadge-check


					Pulang Ibadah Keluarga di Kwamki Narama, Empat Warga Dipanah OTK  Perbesar

TIMIKA – Suasana santai usai ibadah keluarga di Jalan Jile Jale, Kelurahan Tunas Matoa, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berubah setelah sekelompok orang tak dikenal (OTK) menyerang warga menggunakan panah pada Jumat (9/10/2026) malam. Akibat kejadian itu, empat warga mengalami luka-luka.

Keempat korban diketahui masing-masing berinisial LW, NK, PW, dan AY. Mereka dilaporkan terkena panah saat sedang duduk bersama menikmati kopi di depan rumah setelah mengikuti ibadah keluarga di Kompleks 3, Jalan Jile Jale.

Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, saat memberikan keterangan pada Sabtu (10/10/2026), menjelaskan bahwa penyerangan terjadi ketika warga sedang berkumpul seusai melaksanakan ibadah.

Berdasarkan keterangan korban dan saksi, sekitar lima orang tak dikenal tiba-tiba muncul dari arah bawah jembatan dan langsung melepaskan panah ke arah warga yang sedang duduk di depan rumah.

Salah satu korban, AY, mengaku tidak mengetahui alasan di balik penyerangan tersebut. Saat kejadian, dirinya bersama keluarga dan tiga korban lainnya sedang bersantai setelah selesai beribadah.

AY menduga para pelaku berasal dari wilayah Kwamki Lama. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pendalaman oleh pihak kepolisian.

Keterangan serupa disampaikan saksi MY. Ia mengungkapkan, sekitar pukul 18.00 WIT, dirinya melihat sekelompok orang datang dari arah SP3, tepatnya dari kawasan kuburan yang minim penerangan. Kelompok tersebut kemudian menyerang warga dengan menggunakan panah.

Serangan mendadak itu membuat warga panik dan berlarian mencari perlindungan ke dalam rumah. Dalam kejadian tersebut, empat orang mengalami luka akibat terkena panah.

Setelah menerima informasi mengenai insiden itu, aparat kepolisian segera merespons dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.

Hingga Sabtu (10/10/2026), pihak kepolisian masih menyelidiki identitas para pelaku serta motif di balik penyerangan. Belum diketahui secara pasti apa yang memicu aksi kekerasan tersebut.

Polisi terus melakukan upaya penanganan guna mengungkap kasus ini sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Distrik Kwamki Narama agar tetap kondusif. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007

Mando Mote: 25 Gereja di Deiyai Bisa Ambil Bantuan Beras Mulai Senin

10 Oktober 2026 - 06:22 WIB

IMG 20261010 WA0000

Api Membesar, Warga Bobol Pintu Rumah untuk Selamatkan Barang

9 Oktober 2026 - 14:45 WIB

IMG 20261009 WA0045

Penyaluran Minyak Tanah Subsidi di Mimika Mulai Diatur Lewat Barcode e-Mitan

9 Oktober 2026 - 14:27 WIB

IMG 20261009 WA0018
Trending di Headline