DEIYAI — Puskesmas Waghete, Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, menggelar Pertemuan Lintas Sektor (Linsek) bersama sejumlah pemangku kepentingan di wilayah kerja Puskesmas Waghete, Jumat (2/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Puskesmas Waghete tersebut menjadi wadah evaluasi capaian pelayanan sekaligus memperkuat koordinasi antara Puskesmas dan berbagai stakeholder dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya beberapa kepala kampung, pemimpin agama, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Deiyai Mikael Mote, serta Kepala BPJS Alwan Abdullah, Amd.Kom.
Dalam kegiatan itu, dr. Banki Sirampung turut menyampaikan materi terkait pelayanan dan kesehatan masyarakat. Peserta kemudian mengikuti diskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Waghete.
Kepala Puskesmas Waghete, Leander Mote, S.Kep., mengatakan pertemuan lintas sektor merupakan forum koordinasi yang mempertemukan Puskesmas dengan stakeholder di wilayah kerjanya.

Menurut Leander, salah satu tujuan utama kegiatan tersebut adalah menyampaikan capaian kinerja Puskesmas selama triwulan berjalan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Linsek atau lintas sektor ini adalah pertemuan stakeholder yang ada di wilayah kerja Puskesmas Waghete. Tujuannya untuk kami Puskesmas Waghete melaporkan pencapaian kinerja selama triwulan yang berjalan,” kata Leander.
Selain menyampaikan capaian, Puskesmas Waghete juga memanfaatkan forum tersebut untuk mengomunikasikan berbagai kekurangan dan persoalan pelayanan kepada stakeholder terkait.
Leander menyebut dukungan dari berbagai unsur sangat dibutuhkan, mulai dari pemerintah kampung, BPJS, Dukcapil, gereja hingga sekolah.
“Harapan setelah kegiatan ini, masalah apa pun yang kami Puskesmas Waghete hadapi, kekurangan apa yang kami hadapi, kendala apa yang kami hadapi, kami akan menyampaikan ke semua stakeholder yang ada. Baik di tingkat kampung, BPJS, Dukcapil, di tingkat gereja maupun sekolah,” ujarnya.
Ia berharap hasil pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dan kerja sama yang lebih kuat sehingga berbagai persoalan pelayanan kesehatan dapat ditangani secara bersama-sama.
“Pelayanan kesehatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Puskesmas, tetapi membutuhkan dukungan dari seluruh sektor yang ada,” jelasnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana interaktif. Selain penyampaian materi, kegiatan diisi dengan diskusi dan pembahasan berbagai hal yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Waghete.
Melalui pertemuan lintas sektor ini, Puskesmas Waghete mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih efektif dengan para stakeholder sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (SK)







