Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Pantai Nabire Ditata, Pedagang Kuliner Direlokasi ke Taman Gizi

Etty Welerbadge-check


					Pantai Nabire Ditata, Pedagang Kuliner Direlokasi ke Taman Gizi Perbesar

NABIRE — Pemerintah Kabupaten Nabire mulai melakukan penataan kawasan Pantai Nabire dengan mengalihkan aktivitas pedagang kaki lima ke kawasan Taman Gizi. Langkah tersebut dilakukan agar kawasan pantai dapat dikembangkan sebagai ruang publik sekaligus objek wisata yang lebih tertata.

Sebelumnya, kawasan pinggir Pantai Nabire dipadati puluhan pedagang kaki lima yang menjajakan berbagai kuliner, seperti bakso, mi ayam dan kelapa muda. Selain itu, terdapat pula penyewaan wahana bermain anak yang turut memanfaatkan kawasan tersebut.

Bupati Nabire, Mesak Magai, mengatakan penataan dilakukan karena Pantai Nabire merupakan salah satu objek wisata yang berada di kawasan pusat kota dan memiliki panorama laut yang menjadi daya tarik bagi masyarakat.

“Pantai Nabire itu salah satu objek wisata di Kabupaten Nabire. Jadi, kalau namanya Pantai Nabire, dia ada di seputar kota sentral Kabupaten Nabire, view ke laut dan pandangan panoramanya,” kata Mesak kepada awak media, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, keberadaan lapak-lapak perdagangan di sepanjang kawasan pantai dinilai dapat mengganggu pandangan serta mengurangi fungsi kawasan tersebut sebagai ruang publik.

Karena itu, pemerintah daerah memilih merelokasi para pedagang ke Taman Gizi yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Nabire.

“Kami tertibkan kawasan Pantai Nabire atau Pantai MAf, untuk tertibkan warga kami, pedagang kaki lima yang ada di Pantai Nabire untuk relokasi ke Taman Gizi. Taman Gizi itu aset pemerintah daerah Kabupaten Nabire,” ujarnya.

Mesak menegaskan, kebijakan tersebut bukan untuk menghilangkan aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan menata lokasi perdagangan agar kawasan Pantai Nabire dapat dikembangkan secara lebih baik.

Ia juga membantah anggapan bahwa penertiban kawasan Pantai Nabire merupakan perintah dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

“Itu wilayah Pemerintah Kabupaten Nabire. Sehingga kami tertibkan kawasan Pantai Nabire,” tegasnya.

Namun, proses relokasi pedagang sempat mendapat penolakan dari sebagian masyarakat. Bahkan, menurut Mesak, ketika pihak pemerintah mendatangi lokasi Taman Gizi, rombongan yang dipimpin wakil bupati sempat dihadang warga.

Menyikapi polemik tersebut, Pemkab Nabire berencana mengundang tokoh masyarakat dan pelaku sejarah untuk membahas sekaligus meluruskan status kepemilikan sejumlah kawasan, termasuk Taman Gizi.

“Minggu depan kami akan undang semua tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat dan pelaku sejarah semua kita akan hadirkan untuk meluruskan status kepemilikan tanah di Taman Gizi,” jelasnya.

Mesak mengatakan pemerintah akan mengacu pada SK 66 dalam menjelaskan status kepemilikan tanah tersebut. Sejumlah pelaku sejarah yang masih hidup juga akan dihadirkan untuk memberikan penjelasan mengenai sejarah kawasan tersebut.

Selain Taman Gizi, pembahasan mengenai status lahan juga akan mencakup sejumlah kawasan lain, termasuk bekas kantor DPR dan Terminal Karang.

Setelah proses relokasi pedagang selesai, pemerintah daerah berencana melakukan penataan menyeluruh terhadap kawasan Taman Gizi dan Pantai Nabire.

“Kita akan tata. Jadi objek pariwisata. Taman Gizi itu pun nanti bagian belakang panggung setelah kita bongkar, itu nanti view laut kita akan tata, kemudian termasuk Pantai Nabire kita akan tata,” pungkasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ambulans Agimuga Rusak, Dinkes Mimika Siapkan Kendaraan Baru

11 September 2026 - 06:47 WIB

IMG 20260911 WA0000

Prokopim Mimika Sukses Gelar Rakor Protokol 2026, Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Pemerintah

11 September 2026 - 06:42 WIB

20260908

BULD DPD RI Dorong Perda di Daerah Lebih Responsif dan Berpihak pada Masyarakat

10 September 2026 - 13:35 WIB

IMG 20260910 WA0033

Pesan Gubernur Meki Nawipa untuk Masyarakat: “Saya Tidak Kasih Uang, tetapi Saya Kasih Program”

10 September 2026 - 13:33 WIB

WhatsApp Image 2026 09 07 at 15.52.30

Pimpinan II DPRP Papua Tengah Apresiasi Kunker Wagub Deinas Geley ke Paniai

10 September 2026 - 12:56 WIB

IMG 20260910 WA0030
Trending di Headline