NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) berbasis Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), sebagai langkah strategis mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah.
Launching yang dipimpin langsung Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dihadiri Direktur Utama Bank Papua Yuliana D. Yembise, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), serta diikuti secara virtual oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si.
Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa digitalisasi pengelolaan keuangan merupakan fondasi penting menuju birokrasi modern yang profesional, transparan, efektif dan akuntabel.
“Momentum ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mempercepat transformasi digital di bidang pengelolaan keuangan daerah. Melalui penerapan SIPD RI berbasis SP2D Online dan KKPD, kita membangun sistem pemerintahan yang semakin modern, efektif, transparan dan akuntabel,” ujar Gubernur.
Menurutnya, SP2D Online akan mempercepat proses pencairan dana secara elektronik sehingga pelayanan kepada seluruh perangkat daerah menjadi lebih cepat, tepat dan terintegrasi.
Sementara penggunaan KKPD akan mendukung transaksi non-tunai yang lebih aman, efisien serta mampu mengurangi risiko penyalahgunaan anggaran.
Gubernur juga mengingatkan bahwa keberhasilan implementasi sistem baru tersebut tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mengoperasikannya.
Ia meminta seluruh pengelola keuangan daerah menjaga disiplin administrasi, meningkatkan transparansi penggunaan anggaran, memperkuat pengendalian internal serta mencegah setiap potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Meki Nawipa berharap seluruh pemerintah kabupaten di Papua Tengah dapat mengimplementasikan SP2D Online dan KKPD secara optimal melalui peningkatan kapasitas aparatur serta memperkuat koordinasi lintas lembaga.
Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri, Bank Papua, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Tengah serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya digitalisasi pengelolaan keuangan daerah di Papua Tengah. (MB)






