Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Nawipa Resmikan SP2D Online dan KKPD, Papua Tengah Masuki Era Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah

Etty Welerbadge-check


					Nawipa Resmikan SP2D Online dan KKPD, Papua Tengah Masuki Era Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) berbasis Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), sebagai langkah strategis mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah.

Launching yang dipimpin langsung Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dihadiri Direktur Utama Bank Papua Yuliana D. Yembise, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), serta diikuti secara virtual oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa digitalisasi pengelolaan keuangan merupakan fondasi penting menuju birokrasi modern yang profesional, transparan, efektif dan akuntabel.

“Momentum ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mempercepat transformasi digital di bidang pengelolaan keuangan daerah. Melalui penerapan SIPD RI berbasis SP2D Online dan KKPD, kita membangun sistem pemerintahan yang semakin modern, efektif, transparan dan akuntabel,” ujar Gubernur.

Menurutnya, SP2D Online akan mempercepat proses pencairan dana secara elektronik sehingga pelayanan kepada seluruh perangkat daerah menjadi lebih cepat, tepat dan terintegrasi.

Sementara penggunaan KKPD akan mendukung transaksi non-tunai yang lebih aman, efisien serta mampu mengurangi risiko penyalahgunaan anggaran.

Gubernur juga mengingatkan bahwa keberhasilan implementasi sistem baru tersebut tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

Ia meminta seluruh pengelola keuangan daerah menjaga disiplin administrasi, meningkatkan transparansi penggunaan anggaran, memperkuat pengendalian internal serta mencegah setiap potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Meki Nawipa berharap seluruh pemerintah kabupaten di Papua Tengah dapat mengimplementasikan SP2D Online dan KKPD secara optimal melalui peningkatan kapasitas aparatur serta memperkuat koordinasi lintas lembaga.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri, Bank Papua, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Tengah serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya digitalisasi pengelolaan keuangan daerah di Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Debit Air Mulai Surut, Polda Papua Tetap Siaga di Kawasan Pasar Youtefa

11 Oktober 2026 - 09:12 WIB

IMG 20261011 WA0031

Setelah 10 Tahun Pembangunan, Gereja KINGMI Jemaat Sinai SP 2 Mimika Siap Diresmikan

11 Oktober 2026 - 08:48 WIB

IMG 20261011 WA0034

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011
Trending di Headline