Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Nawipa Resmikan SP2D Online dan KKPD, Papua Tengah Masuki Era Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah

Etty Welerbadge-check


					Nawipa Resmikan SP2D Online dan KKPD, Papua Tengah Masuki Era Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) berbasis Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), sebagai langkah strategis mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah.

Launching yang dipimpin langsung Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dihadiri Direktur Utama Bank Papua Yuliana D. Yembise, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), serta diikuti secara virtual oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa digitalisasi pengelolaan keuangan merupakan fondasi penting menuju birokrasi modern yang profesional, transparan, efektif dan akuntabel.

“Momentum ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mempercepat transformasi digital di bidang pengelolaan keuangan daerah. Melalui penerapan SIPD RI berbasis SP2D Online dan KKPD, kita membangun sistem pemerintahan yang semakin modern, efektif, transparan dan akuntabel,” ujar Gubernur.

Menurutnya, SP2D Online akan mempercepat proses pencairan dana secara elektronik sehingga pelayanan kepada seluruh perangkat daerah menjadi lebih cepat, tepat dan terintegrasi.

Sementara penggunaan KKPD akan mendukung transaksi non-tunai yang lebih aman, efisien serta mampu mengurangi risiko penyalahgunaan anggaran.

Gubernur juga mengingatkan bahwa keberhasilan implementasi sistem baru tersebut tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

Ia meminta seluruh pengelola keuangan daerah menjaga disiplin administrasi, meningkatkan transparansi penggunaan anggaran, memperkuat pengendalian internal serta mencegah setiap potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Meki Nawipa berharap seluruh pemerintah kabupaten di Papua Tengah dapat mengimplementasikan SP2D Online dan KKPD secara optimal melalui peningkatan kapasitas aparatur serta memperkuat koordinasi lintas lembaga.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri, Bank Papua, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Tengah serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya digitalisasi pengelolaan keuangan daerah di Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wilhelmus Pigai Dukung Pencabutan Izin Tambang Bermasalah, Minta Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal di Papua Tengah

23 Oktober 2026 - 02:36 WIB

IMG 20261023 WA0018

Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal

23 Oktober 2026 - 01:21 WIB

IMG 20261023 WA0014

Pemkab Mimika Matangkan Perencanaan Kota Kapiraya, Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Pesisir

22 Oktober 2026 - 16:14 WIB

20261022

Disdik Mimika Buka Dispensasi Sekolah di Tengah Kebijakan PJJ Akibat Kabut Asap

22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

IMG 20261022 WA0003

Wabup Nabire Tekankan Edukasi dan Deteksi Dini dalam Pencegahan Penyakit Menular

22 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261023 WA0027
Trending di Headline