Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Disdikbud Papua Tengah: Dana Bantuan Pendidikan Akhir 2026 Disalurkan Melalui Kampus, Bukan Langsung ke Mahasiswa

Etty Welerbadge-check


					Disdikbud Papua Tengah: Dana Bantuan Pendidikan Akhir 2026 Disalurkan Melalui Kampus, Bukan Langsung ke Mahasiswa Perbesar

NABIRE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa penyaluran dana bantuan pendidikan akhir mahasiswa tahun 2026 dilakukan melalui perguruan tinggi tempat mahasiswa terdaftar, bukan melalui pengajuan langsung ke dinas.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah, menyusul beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan mahasiswa dapat mengajukan bantuan biaya akhir studi secara langsung kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut Nurhaidah, mekanisme tersebut tidak sesuai dengan kebijakan yang diterapkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat di Papua Tengah, terutama mahasiswa, bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai bantuan biaya studi akhir melalui Dinas Pendidikan adalah tidak benar,” ujarnya Jumat, (26/6/2026) dalamkonferensipers.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah tetap memberikan bantuan biaya pendidikan akhir kepada mahasiswa. Namun, seluruh proses penyaluran dilakukan melalui masing-masing perguruan tinggi yang berada di Provinsi Papua Tengah, sehingga mahasiswa tidak perlu mengajukan permohonan secara langsung kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Yang benar adalah kami memberikan bantuan biaya studi akhir melalui kampus-kampus tempat mahasiswa terdaftar. Seluruh dana akan diberikan melalui kampus yang berada di Provinsi Papua Tengah,” jelas Nurhaidah.

Dengan mekanisme tersebut, perguruan tinggi menjadi pihak yang mengelola proses penyaluran kepada mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku. Sistem ini diterapkan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai dengan data mahasiswa yang dimiliki masing-masing kampus.

Nurhaidah juga mengingatkan mahasiswa dan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi kepada sumber resmi.

Ia menegaskan bahwa brosur yang viral terkait pengajuan bantuan biaya akhir studi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merupakan informasi palsu atau hoaks.

“Kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Mohon kepada masyarakat dan mahasiswa agar tidak mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi,” tegasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Petani Kopi Deiyai Berharap Festival Kopi Papua Tengah Buka Akses Pasar dan Dukungan Modal

29 Oktober 2026 - 08:23 WIB

IMG 20261029 WA0088

Gubernur Meki Nawipa Buka Festival Kopi Papua Tengah, Siapkan Pembinaan 50 Petani per Kabupaten

29 Oktober 2026 - 07:44 WIB

IMG 20261029 WA0082

Polres Mimika Evakuasi ABK MT. Srikandi yang Sakit di Tengah Laut

29 Oktober 2026 - 07:20 WIB

IMG 20261029 WA0080

IPTB Mimika Resmi Dilantik, Samuel Takendare Pimpin Periode 2026–2031

29 Oktober 2026 - 07:15 WIB

IMG 20261029 161425

Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan

29 Oktober 2026 - 06:56 WIB

IMG 20261029 WA0040
Trending di Headline