Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Ratusan Pencari Kerja di Timika Mengaku Dijanjikan Bekerja di Area Freeport, Setor Jutaan Rupiah hingga Kini Tak Jelas

Etty Welerbadge-check


					Ratusan Pencari Kerja di Timika Mengaku Dijanjikan Bekerja di Area Freeport, Setor Jutaan Rupiah hingga Kini Tak Jelas Perbesar

TIMIKA – Sedikitnya 170 pencari kerja di Timika mengaku telah menyetorkan uang dengan nominal bervariasi setelah dijanjikan mendapatkan pekerjaan di area pertambangan Freeport. Namun hingga kini, mereka mengaku belum memperoleh kejelasan terkait penempatan kerja maupun perusahaan yang akan mempekerjakan mereka.

Salah seorang pencari kerja, Yakobus Balubun, mengaku telah menyetorkan uang sebesar Rp 5 juta secara bertahap sejak Februari 2026 setelah dijanjikan akan mulai bekerja pada Maret atau April 2026.

“Saya bayar secara cicil sampai Rp 5 juta. Waktu itu dijanjikan masuk kerja sekitar bulan Maret sampai April. Kami hanya diminta menunggu, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan pekerjaan yang dimaksud,” kata Yakobus kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).

Menurut dia, peserta dibagi dalam beberapa gelombang. Yakobus mengaku terdaftar pada gelombang kelima dan sempat mempertanyakan bukti keberangkatan peserta pada gelombang sebelumnya.

“Saya pernah tanya apakah gelombang satu sampai empat sudah ada yang masuk kerja atau belum. Tapi tidak pernah diperlihatkan bukti yang jelas,” ujarnya.

Kecurigaan Yakobus semakin muncul dimana ada undangan untuk mengikuti kegiatan yang disebut sebagai family gathering (interviee, pemeriksaan kesehatan, foto ID dan tandatangan kontrak kerja yang berlangsung pada 15 hingga 20 Juni 2026 di salah satu hotel di Timika. Namun itu tidak ada, sehingga dirinya meminta uang yang telah disetorkan untuk dikembalikan.

“Saya merasa ada yang tidak beres sehingga saya meminta uang saya dikembalikan. Dari total Rp 5 juta, yang dikembalikan sekitar Rp 4,8 juta,” katanya.

Ia juga mengaku tidak pernah mendapatkan informasi yang jelas mengenai perusahaan yang akan mempekerjakan para pencari kerja tersebut.

“Mereka hanya bilang bekerja sama dengan sembilan kontraktor, tetapi nama perusahaan tidak pernah disampaikan. Saat ditanya, mereka bilang itu dirahasiakan,” ujarnya.

Yakobus berharap pihak penyelenggara memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban kepada seluruh peserta yang telah menyetorkan uang.

“Saya kasihan dengan teman-teman lain. Kalau saya sebagian uang sudah dikembalikan, tetapi bagaimana dengan mereka yang uangnya belum kembali?” katanya.

Sementara itu, pencari kerja lainnya mengaku tidak sempat menanyakan identitas perusahaan karena terlalu berharap mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan.

“Kami hanya fokus ingin bekerja. Saat itu kami berpikir ini kesempatan yang sudah lama ditunggu sehingga tidak banyak bertanya,” ujarnya.

Menurut pengakuan sejumlah peserta, nominal uang yang disetorkan berbeda-beda tergantung jenis pekerjaan yang dijanjikan. Besarannya mulai dari Rp 500.000, Rp 1,5 juta, Rp 5 juta hingga Rp 8 juta.

“Nilainya berbeda-beda. Ada yang bayar Rp 500 ribu, Rp 1,5 juta, Rp 5 juta, bahkan ada yang dari luar daerah sampai Rp 8 juta,” kata salah seorang peserta.

Para pencari kerja kini berharap adanya kejelasan terkait janji pekerjaan yang pernah disampaikan kepada mereka. Mereka juga meminta pihak terkait memberikan penjelasan terbuka mengenai status rekrutmen yang telah diikuti ratusan peserta tersebut.

Perlu diketahui persoalan ini membuat ratusan pencaker terpaksa membawah salah satu admin grub yang dinilai bertanggungjawab ke Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Nabire, Panitia Reuni Sahabat 06 Se‑Papua Tengah Resmi Dikukuhkan

19 Juni 2026 - 09:49 WIB

IMG 20260619 WA0072

Pemkab Mimika Perkuat Sistem Perizinan Tenaga Kesehatan Lewat Sinkronisasi Data SIP dan Satu Sehat

19 Juni 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260619 WA0071

GPDP Klasis Mimika Gelar Sidang Klasis VI, Tegaskan Gereja Harus Tangguh, Profesional, dan Relevan di Tanah Papua

19 Juni 2026 - 09:37 WIB

IMG 20260619 WA0069

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa, Perkuat Verifikasi dan Validasi Data Kesejahteraan Sosial

19 Juni 2026 - 09:29 WIB

IMG 20260618 WA0023

Dinsos Deiyai Salurkan 1.000 Selimut dan Kelambu untuk Kelompok Rentan Melalui Dana Otsus

19 Juni 2026 - 09:26 WIB

IMG 20260619 WA0025
Trending di Headline