Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Apelcami Kecam Dugaan Pungli Bermodus Janji Kerja di Mimika, Siap Dampingi Korban

Etty Welerbadge-check


					Apelcami Kecam Dugaan Pungli Bermodus Janji Kerja di Mimika, Siap Dampingi Korban Perbesar

TIMIKA — Asosiasi Pencari Kerja Lokal Cartenz Mimika (Apelcami) mengecam keras praktik dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan sejumlah oknum dengan modus menjanjikan pekerjaan kepada para pencari kerja di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Koordinator Database Apelcami, Gelvin Kafiar mengatakan tindakan tersebut sangat merugikan masyarakat, khususnya para pencari kerja yang saat ini sedang berjuang mendapatkan kesempatan bekerja di tengah persaingan yang semakin ketat.

“Kami mengutuk keras tindakan seperti itu. Ada oknum yang membuat gerakan dengan meyakinkan seseorang bahwa mereka bisa diakomodir untuk naik kerja dengan cara menyetor sejumlah uang. Ini adalah pungli dan sangat merugikan para pencari kerja,” kata Gelvin saat memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (19/6/2026).

Menurut Gelvin, kondisi ketenagakerjaan di Mimika saat ini masih menghadapi berbagai persoalan, termasuk praktik yang dikenal masyarakat sebagai sistem “orang dalam”. Situasi tersebut, menurut dia, membuat para pencari kerja lokal semakin sulit memperoleh akses pekerjaan yang adil.

Di tengah kondisi itu, Apelcami sedang berupaya mengakomodir dan memperjuangkan kepentingan pencari kerja lokal agar mendapatkan kesempatan kerja yang lebih terbuka dan berpihak kepada masyarakat setempat.

“Kami sedang berusaha agar sistem yang ada bisa lebih berpihak kepada pencari kerja lokal. Jangan sampai kejadian seperti ini membuat kepercayaan dan semangat teman-teman pencari kerja hilang,” ujarnya.

Gelvin juga mengimbau masyarakat Mimika untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai tawaran pekerjaan yang menjanjikan proses instan dengan meminta sejumlah uang.

“Tidak ada sesuatu yang instan. Jangan mudah percaya jika ada yang menjanjikan pekerjaan hanya dengan membayar sejumlah uang. Tidak ada istilah membayar lalu langsung mendapat pekerjaan atau langsung mengikuti proses tertentu,” katanya.

Ia menambahkan, Apelcami terus mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan regulasi yang dapat memberikan perlindungan dan keberpihakan kepada pencari kerja lokal, baik melalui peraturan daerah maupun kebijakan lainnya.

“Kami terus menyuarakan agar ada perda, surat edaran, atau kebijakan lain yang bisa memastikan anak-anak pencari kerja lokal di Kabupaten Mimika mendapatkan kesempatan untuk bekerja,” kata Gelvin.

Sementara itu, terkait langkah hukum terhadap dugaan praktik pungli tersebut, pengurus Apelcami lainnya, Gilbert, mengatakan pihaknya akan memberikan pendampingan kepada para korban yang telah terdata dalam organisasi.

“Kami akan melakukan pendampingan kepada teman-teman yang menjadi korban. Kami berharap pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Gilbert.

Apelcami berharap masyarakat segera melaporkan jika menemukan praktik serupa agar tidak semakin banyak pencari kerja yang menjadi korban penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Nabire, Panitia Reuni Sahabat 06 Se‑Papua Tengah Resmi Dikukuhkan

19 Juni 2026 - 09:49 WIB

IMG 20260619 WA0072

Pemkab Mimika Perkuat Sistem Perizinan Tenaga Kesehatan Lewat Sinkronisasi Data SIP dan Satu Sehat

19 Juni 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260619 WA0071

GPDP Klasis Mimika Gelar Sidang Klasis VI, Tegaskan Gereja Harus Tangguh, Profesional, dan Relevan di Tanah Papua

19 Juni 2026 - 09:37 WIB

IMG 20260619 WA0069

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa, Perkuat Verifikasi dan Validasi Data Kesejahteraan Sosial

19 Juni 2026 - 09:29 WIB

IMG 20260618 WA0023

Dinsos Deiyai Salurkan 1.000 Selimut dan Kelambu untuk Kelompok Rentan Melalui Dana Otsus

19 Juni 2026 - 09:26 WIB

IMG 20260619 WA0025
Trending di Headline