Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Selidiki Penemuan Bayi di TPS, Polres Rencana Otopsi dan Lakukan Tes DNA

Etty Welerbadge-check


					Selidiki Penemuan Bayi di TPS, Polres Rencana Otopsi dan Lakukan Tes DNA Perbesar

TIMIKA — Pihak Kepolisian Resor (Polres) Mimika terus mendalami kasus penemuan bayi yang dibuang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Kamis (11/6/2026) sore lalu sekitar pukul 17.30 WIT. Untuk mengungkap identitas orang tua serta penyebabnya polisi berencana melakukan otopsi dalam waktu dekat.

Kapolres Mimika,AKBP Billyandha Hildiario Budiman menyatakan bahwa jajarannya saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda guna kelancaran proses penyelidikan ilmiah (scientific crime investigation).

“Rencana kita akan melakukan otopsi dari Pak Kabid Dokkes Polda. Untuk lebih jelasnya nanti terkait pelaksanaan otopsi dan pencarian sampel DNA bisa langsung ke Pak Kabid Dokkes,” ujar Kapolres Mimika saat memberikan keterangan kepada mediamedia, Minggu (14/6/2026).

Saat dikonfirmasi mengenai informasi yang beredar di masyarakat bahwa bayi tersebut diduga berasal dari kawasan Perumahan HOPE di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), Kapolres menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap pembuktian dan penyelidikan mendalam.

“Kita masih dalami dan selidiki. Kita harus tahu dari hasil tes DNA-nya nanti seperti apa. Semoga kasus ini bisa segera terungkap,” tambahnya.

Berdasarkan kondisi fisik saat pertama kali ditemukan oleh petugas di TPS, bayi tersebut diperkirakan baru berusia beberapa hari. Kondisi kulit bayi yang masih memerah mengindikasikan kuat baru saja dilahirkan.

Meski diperkirakan berusia sekitar dua hingga tiga hari, pihak kepolisian enggan berspekulasi lebih jauh sebelum ada hasil resmi.

Saat ini, bayi tersebut masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk penanganan lebih lanjut, sementara polisi terus mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Apresiasi Penindakan Miras dan Narkoba, Ketua Fraksi Golkar Mimika Minta Perketat Pengawasan di Pelabuhan dan Perda Ditegakkan Tegas

16 Juni 2026 - 13:06 WIB

20260615

Ribuan Warga Mimika Ramaikan Pawai Ta’aruf Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026 - 06:26 WIB

IMG 20260616 WA0021

DAPUR ADALAH KUNCI: Moderasi Beragama Harus Berujung di Meja Makan 

16 Juni 2026 - 03:52 WIB

IMG 20260616 WA0133

BPPKAD Papua Tengah: Dana Otsus Sudah Dialokasikan dan Ditransfer ke Pemerintah Daerah

16 Juni 2026 - 02:56 WIB

IMG 20260616 WA0121

Lepas Jalan Santai 1 Muharram 1448 H, Simon Mote Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Kebersamaan

16 Juni 2026 - 02:52 WIB

IMG 20260616 WA0109
Trending di Headline