NABIRE – Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Papua Tengah (PGGPT), Pdt. Dr. Yance Nawipa, M.A., M.Th., mengimbau seluruh denominasi gereja yang tergabung dalam PGGPT untuk mengambil bagian dalam kegiatan doa bersama demi kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.
Himbauan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis kepada awak media pada Selasa (2/6/2026), sebagai tindak lanjut atas pesan dan ajakan Gubernur Papua Tengah mengenai pentingnya menjaga kedamaian, persatuan, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua Tengah.
Dalam himbauannya, Pdt. Yance Nawipa mengajak seluruh jemaat, hamba Tuhan, majelis gereja, pengurus kategorial, dan warga gereja untuk melaksanakan Doa Bersama untuk Kedamaian dan Kesejahteraan Papua Tengah yang akan digelar secara serentak pada:
* Hari/Tanggal: Sabtu, 7 Juni 2026
* Waktu: Pukul 17.00–18.00 WIT
* Tempat: Gereja atau jemaat masing-masing
Menurutnya, doa bersama ini merupakan bentuk partisipasi gereja dalam mendukung terciptanya suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.
Adapun pokok-pokok doa yang akan dinaikkan meliputi kedamaian dan keamanan di seluruh wilayah Papua Tengah, persatuan dan kerukunan antar masyarakat, kesejahteraan serta kesehatan masyarakat, kemajuan pembangunan daerah, hikmat bagi pemerintah dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, serta kebangunan rohani dan pertumbuhan iman umat Tuhan.
“Kiranya melalui doa yang dinaikkan secara serentak, Tuhan Yang Mahakuasa melimpahkan damai sejahtera, perlindungan, dan berkat-Nya bagi Papua Tengah serta seluruh masyarakat yang mendiami tanah ini,” demikian disampaikan dalam himbauan tersebut.
Pdt. Yance Nawipa berharap seluruh gereja dapat menyambut ajakan ini dengan penuh tanggung jawab dan menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat persatuan umat Kristiani di Papua Tengah.
Ia juga menegaskan bahwa doa memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan sejahtera, sekaligus menjadi sarana memohon campur tangan Tuhan atas berbagai tantangan yang dihadapi daerah.
“Kami mengajak seluruh gereja dan umat Tuhan di Papua Tengah untuk bersatu hati dalam doa, memohon penyertaan Tuhan bagi keamanan, persatuan, dan kemajuan daerah yang kita cintai bersama,” ujarnya.
Kegiatan doa bersama tersebut diharapkan menjadi wadah mempererat hubungan antar gereja sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan Papua Tengah yang aman, damai, dan sejahtera.(MB)








