Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Bupati Mimika Soroti Sampah dan Bangunan di Atas Drainase Yang Jadi Penyebab Banjir

Etty Welerbadge-check


					Bupati Mimika Soroti Sampah dan Bangunan di Atas Drainase Yang Jadi Penyebab Banjir Perbesar

TIMIKA – Bupati Mimika menyoroti persoalan sampah dan bangunan warga yang berdiri di atas drainase sebagai penyebab utama banjir di sebagian Kota Timika saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

IMG 20260507 WA0033

 

Menurutnya, saluran air yang tersumbat sampah dan tertutup bangunan membuat air tidak dapat mengalir dengan baik, sehingga genangan cepat terjadi meski hujan turun dalam waktu singkat.

“Saya mau cek langsung lokasi-lokasi yang terkena banjir. Banyak video yang dilaporkan ke saya, dan hampir semua persoalannya sama, yaitu sampah. Sampah inilah yang menyebabkan banjir di mana-mana,” ujar Bupati saat ditemui, Kamis (7/5/2026).

Ia menegaskan, persoalan banjir tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah apabila masyarakat masih membuang sampah sembarangan dan tidak menjaga saluran air.

 

“Kita sudah melakukan berbagai upaya, tetapi sedikit-sedikit pemerintah yang disalahkan. Padahal masyarakat juga harus sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Selain masalah sampah, Bupati juga menyoroti banyaknya bangunan yang berdiri di atas drainase sehingga menutup jalur pembuangan air. Pemerintah daerah, kata dia, tidak segan membongkar bangunan yang terbukti menghambat aliran drainase.

20260507

“Kemarin ada satu video yang saya lihat, drainasenya ditutup lalu ada bangunan. Itu nanti kita bongkar,” tegasnya.

Ia menjelaskan, di beberapa lokasi masih terdapat drainase yang belum tersambung dengan saluran pembuangan utama. Namun, ada pula saluran yang sebenarnya sudah tersedia tetapi tidak berfungsi karena tertutup bangunan dan dipenuhi sampah.

 

“Ada drainase yang memang belum ada sambungan ke tempat pembuangan, tetapi ada juga yang sudah ada namun masyarakat membangun di atas drainase dan membuang sampah di situ,” jelasnya.

Bupati juga menyinggung lokasi yang sempat viral di media sosial karena dijadikan kolam pancing. Setelah ditinjau langsung, ternyata saluran pembuangan air di lokasi tersebut telah dicor dan ditutup.

“Waktu video itu ramai, mereka buat kolam lalu memancing di situ. Setelah saya cek ternyata tempat pembuangannya dicor dan ditutup, akhirnya saya minta dibongkar,” ujarnya.

Sebagai langkah penertiban, Pemerintah Kabupaten Mimika berencana mengeluarkan surat edaran terkait larangan menutup drainase maupun membangun di atas parit.

 

“Seperti di Leo Mamiri itu sudah bahaya, banyak bangunan berdiri di atas parit,” tambahnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Layanan Kesehatan, Dinas Sosial Mimika Salurkan Layanan Kesehatan Dasar di Kwamki

11 Juni 2026 - 10:39 WIB

IMG 20260611 WA0117

Kesbangpol Mimika Gelar Bimtek SIKEPO Dorong Akuntabilitas Dana Parpol

11 Juni 2026 - 10:30 WIB

IMG 20260611 WA0108

Cekcok di Jalan Perintis Mimika Berujung Pembacokan, Polisi Buru Pelaku

11 Juni 2026 - 10:24 WIB

IMG 20260611 WA0116

Asisten III Setda Deiyai Tutup Penyuluhan Kebijakan Pajak Daerah, Dorong Peningkatan PAD

11 Juni 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260611 WA0102

Semarakkan HUT RI ke-81, Dukcapil Mimika Targetkan 100 Pasangan Ikut Nikah Massal dan Isbat 

11 Juni 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260611 WA0095
Trending di Headline