NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2026 di Aula Guest House, Nabire, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Papua Tengah yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Victor Fun.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, ditegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam proses perencanaan pembangunan.
“Perencanaan pembangunan daerah harus dilakukan secara terintegrasi, terukur, serta selaras dengan perencanaan pembangunan nasional,” demikian disampaikan dalam sambutan gubernur.
Forum Strategis Perencanaan Pembangunan
Rakortekrenbang menjadi forum strategis dalam menyinergikan kebijakan pusat dan daerah, sekaligus memastikan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah memiliki arah yang jelas dan berkontribusi langsung terhadap pencapaian target pembangunan nasional.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bappeda/Bapperida kabupaten se-Papua Tengah, perwakilan perangkat daerah, serta narasumber dari Kementerian Dalam Negeri.
Fokus Penyusunan RKPD 2027
Dalam pelaksanaannya, Rakortekrenbang Tahun 2026 bertujuan untuk membahas dukungan RKPD dan Renja terhadap Asta Cita, outcome urusan pemerintahan, serta program strategis nasional.
Selain itu, forum ini juga menjadi wadah penyepakatan capaian dan target daerah, penyusunan skema prioritas pembiayaan, serta penetapan indikator makro pembangunan Tahun 2027.
“Hasil Rakortekrenbang akan menjadi acuan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan RKPD Tahun 2027,” lanjutnya.
Dalam sambutan tersebut, juga disampaikan bahwa Papua Tengah masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, di antaranya tingginya angka kemiskinan, kualitas sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan, serta keterbatasan infrastruktur dan konektivitas wilayah.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang berbasis data (evidence-based), berorientasi pada hasil (outcome), serta mengedepankan sinergi lintas sektor dan inovasi daerah.
Melalui Rakortekrenbang ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas, terarah, dan berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Papua Tengah secara resmi membuka kegiatan tersebut dan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal hasil Rakortekrenbang agar selaras dengan target pembangunan nasional.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun Papua Tengah yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya. (MB)









