Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Serahkan 70 SK PNS TH K2, Kepala BKPSDM Papua Tengah: “Harus Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu”

Etty Welerbadge-check


					Serahkan 70 SK PNS TH K2, Kepala BKPSDM Papua Tengah: “Harus Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu” Perbesar

NABIRE — Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah Denci Meri Nawipa, S.IP,MM secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 70 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang berasal dari Tenaga Honorer Kategori II (TH K2) tahap II menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Acara penyerahan SK bagi para CPNS yang dikirim dari provinsi induk Papua sejak 2025 ini digelar di halaman Kantor BKPSDM Papua Tengah, Jalan Sisingamangaraja, Kabupaten Nabire.

“Hari ini bapak ibu sekalian telah menerima secara resmi SK. Saya minta kalian harus benar-benar disiplin bekerja. Tanamkan budaya malu untuk datang tepat waktu. Dan saya minta dengan tegas, tolong tinggalkan kebiasaan pulang ke Jayapura dan tidak masuk kantor dengan alasan keluarga. Kalau suami atau istri bukan PNS, segera pindah sama-sama ke Nabire,” kata Kepala BKPSDM Papua Tengah Denci Meri Nawipa dalam arahannya didampingi sejumlah kepala bidang.

Menurut Denci Nawipa, sebenarnya jumlah TH K2 tahap II di Papua Tengah ini sebanyak 73 orang. Namun ada 1 CPNS meninggal dunia dan 2 orang tidak melapor sejak awal kedatangan.

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Paniai ini juga menegaskan, proses pengusulan SK PNS bagi TH K2 gelombang kedua ini awalnya mengalami kendala karena telah lewat waktu dan ditolak secara sistem. Namun, BKPSDM Papua Tengah tetap berkomitmen mengurusnya dengan mencari solusi dan memperjuangkannya ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Caranya ya kami revisi SK CPNS dari tahun 2023 ke tahun 2024 agar bisa terbit SK PNS. Karena itu, bapak ibu harus bersyukur dan berterima kasih, karena proses ini sudah berjalan baik sehingga hari ini bisa terima SK. Dari tiga provinsi DOB, kita di Papua Tengah yang paling pertama menyerahkan SK Pengangkatan PNS ini. Provinsi Papua Selatan dan Papua Pegunungan sampai hari ini belum,” tutur Denci disambut tepuk tangan para penerima SK.

Kepala Bidang Pengembangan dan Sumber Daya Manusia pada BKPSDM Papua Tengah Wanda Joice Tangkere, S.Sos,M.IP meminta kepada para CPNS yang resmi menerima SK PNS hari ini agar komitmen pada surat pernyataan yang telah ditandatanganinya terkait hak-hak mereka.

“Proses mendapatkan SK kalian ini bukan hal yang mudah seperti sudah dijelaskan Ibu Kaban. Dan dalam pernyataan kalian sudah bersedia untuk tidak menuntut hak terkait kekurangan. Jadi saya minta, esok lusa tidak ada yang datang ribut di kantor tuntut kekurangan ini itu,” tegas Joice.

Max Aser P. Maniagasi, salah satu penerima SK yang bekerja di Sekretariat Majelis Rakyat Papua (MPR) Papua Tengah mengaku sangat bersyukur telah menerima SK Pengangkatan PNS yang ditunggu-tunggu selama ini.

“Puji syukur kepada Tuhan Yesus dan terima kasih berlimpah kepada Ibu Kepala BKPSDM dan jajaran yang telah bekerja keras mengurus SK kami. Tuhan memberkati,” kata Max.

Sekadar diketahui, SK CPNS TH K2 tahap II ini ditandatangani oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk tertanggal 24 Februari 2024. Sedangkan SK PNS tertanggal 31 Oktober 2024 ditandatangani oleh Penjabat Gubernur Anwar Harun Damanik. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Sarang Narkoba di Kampung Vietnam, Polda Papua dan BNN Amankan 10 Orang

25 Oktober 2026 - 05:24 WIB

IMG 20261025 WA0009

Diduga Korban Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Poros Mapurujaya

25 Oktober 2026 - 05:15 WIB

IMG 20261025 WA0004

Dinsos Deiyai Buka Pendaftaran Perlinsos hingga 31 Oktober 2026, Siapkan Data Bansos 2027

25 Oktober 2026 - 05:11 WIB

IMG 20261025 WA0000

OPINI : BEREBUT EMAS DI MAKIMI, MASYARAKAT ADAT DAPAT APA?

24 Oktober 2026 - 11:55 WIB

WhatsApp Image 2026 10 24 at 04.29.28

Bawaslu Mimika Buka Ruang Kritik, Siapkan Lima Agenda Penguatan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 11:09 WIB

IMG 20261024 WA0085
Trending di Headline