TIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyebut kunjungan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, ke Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, sebagai momen bersejarah bagi masyarakat pesisir Mimika.

Hal itu disampaikan Bupati saat peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KMP) di Kampung Atuka, Kamis (9/4/2026). Ia mengaku bangga, terharu, dan bersyukur atas kehadiran langsung menteri di wilayah tersebut.
“Sejak Indonesia merdeka, baru kali ini seorang Menteri Republik Indonesia datang langsung ke kampung di wilayah pesisir Mimika,” ujar Johannes Rettob.
Bupati yang didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong itu juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Koperasi atas perhatian terhadap masyarakat pesisir. Ia menyebut kehadiran pemerintah pusat sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.

Selain itu, ia juga menyambut kehadiran Wakil Gubernur Papua Tengah serta Ari Sihasale yang tergabung dalam Komite Percepatan Pembangunan Papua di bidang koperasi dan UMKM.
Menurut Bupati, Kabupaten Mimika memiliki wilayah yang luas dengan karakter geografis yang beragam, mulai dari perkotaan, pegunungan, hingga pesisir dengan banyak kampung berbasis nelayan.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat 152 Koperasi Merah Putih di Mimika yang telah memiliki badan hukum lengkap. Namun, gedung koperasi yang dibangun secara fisik baru terdapat di Kampung Atuka.
“Gedung ini kami bangun menggunakan APBD karena belum ada bantuan dari kementerian. Kami harap ini bisa menjadi percontohan atau pilot project bagi kampung lainnya,” jelasnya.
Bupati berharap, setelah melihat langsung kondisi di lapangan, pemerintah pusat dapat memberikan dukungan tambahan, baik dalam bentuk anggaran maupun program pemberdayaan ekonomi.
“Mayoritas masyarakat di Atuka adalah nelayan dengan potensi hasil laut yang sangat baik. Kami berharap koperasi ini bisa memberikan dampak ekonomi yang signifikan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengatakan peresmian KMP di Atuka menjadi momentum penting karena dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti gudang penyimpanan dan rumah bagi pendamping koperasi, sesuai arahan pemerintah pusat.
“Keberadaan Koperasi Merah Putih di Atuka diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah Indonesia Timur, sekaligus bagian dari program strategis nasional dalam memperkuat ekonomi desa berbasis kerakyatan,” ujarnya.
Yogi menambahkan, secara keseluruhan terdapat 152 KMP di 18 distrik di Mimika yang telah berbadan hukum. Selain itu, terdapat sekitar 300 koperasi umum, sehingga total koperasi di Mimika mencapai 452 unit.
Ia berharap keberadaan koperasi mampu menciptakan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peresmian KMP Atuka juga menjadi bagian dari program 100 hari kerja kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, yang didanai melalui APBD Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2025. (Etty)







