Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026

Headline

Umat Katolik Mimika Diajak Maknai Rabu Abu dengan Pertobatan dan Komitmen Perubahan

Etty Welerbadge-check


					Umat Katolik Mimika Diajak Maknai Rabu Abu dengan Pertobatan dan Komitmen Perubahan Perbesar

TIMIKA – Ribuan umat Katolik memadati Gereja Katedral Tiga Raja untuk mengikuti misa Rabu Abu yang menandai awal masa Prapaskah, Rabu (18/2/2026). Dalam perayaan tersebut, umat menerima abu yang dibubuhkan di dahi oleh imam sebagai tanda salib. Penerimaan abu menjadi simbol pertobatan sekaligus pengingat akan kerendahan dan kerapuhan manusia di hadapan Tuhan.

Misa Rabu Abu juga menjadi awal masa puasa dan pantang selama 40 hari menjelang Paskah, yang dijalani sebagai bentuk pertobatan dan komitmen untuk mengalami perubahan hidup.

Pastor Beni Magai dalam homilinya yang mengacu pada Injil Matius menjelaskan bahwa dalam tradisi Gereja Katolik, Rabu Abu memiliki dua makna penting. Pertama, sebagai tanda dimulainya masa Prapaskah selama 40 hari sebelum Paskah. Kedua, sebagai momen ibadah dan puasa yang melambangkan perkabungan, pertobatan, serta kerendahan hati dalam menyongsong kebangkitan Kristus.

“Maka ada pertanyaan, untuk apa saya dan Anda berpuasa dan bertobat? Kalau tidak punya tujuan dan intensi, lebih baik tidak usah. Karena orang berpuasa, berpantang dan bertobat pasti ada tujuan yang mau dicapai,” ujar Pastor Beni.

Ia menegaskan, tujuan utama dari Rabu Abu adalah bersama Yesus meraih kemerdekaan sejati, yakni merdeka dari dosa, kelemahan, kerapuhan, dan kesombongan. Melalui pengorbanan Kristus, umat diajak untuk menguburkan hal-hal lama yang negatif dan bangkit dalam semangat pembaruan.

Menurutnya, abu yang diterima di dahi menjadi tanda bahwa manusia adalah makhluk yang rapuh, namun tetap memiliki harapan karena Tuhan senantiasa memberi kesempatan untuk kembali kepada-Nya.
Dalam penjelasannya, Pastor Beni juga mengutip bacaan Kitab Suci yang menekankan pentingnya pertobatan dari hati.

“Koyakkanlah hatimu dan bukan pakaianmu,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa Tuhan tidak melihat penampilan luar, melainkan hati yang sungguh-sungguh mau berubah.

Ia mengingatkan agar praktik puasa dan pantang tidak dijadikan ajang pamer atau “kampanye” kesalehan. Semua itu, kata dia, merupakan refleksi pribadi dalam membangun relasi yang lebih dekat dengan Tuhan dan sesama.

Puasa diartikan sebagai mengurangi porsi makan dan minum, sementara pantang adalah menahan diri dari hal-hal berlebihan yang dapat mengganggu kehidupan iman, seperti kebiasaan merokok, berjudi, bergosip, maupun pengeluaran yang tidak perlu.

“Dari bacaan-bacaan hari ini ada beberapa pesan yang bisa kita renungkan selama 40 hari menyongsong misteri Paskah. Pertama, bertobat dari hal-hal lama yang mengganggu kedekatan dengan Tuhan dan sesama. Kedua, berpuasa dan berpantang. Dan terakhir, berkomitmen untuk perubahan. Puasa dan pantang dibuat supaya ada perubahan,” pungkasnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Berat di Mapurujaya Dibekuk Tim Babat Satreskrim Polres Mimika

21 Juli 2026 - 03:23 WIB

IMG 20260721 WA0003

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Mimika Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

21 Juli 2026 - 02:58 WIB

IMG 20260720 WA0051

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

21 Juli 2026 - 01:55 WIB

Poe5sxfxexbgb6v

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin ASN, Penempatan Sesuai Kompetensi dan Percepatan Pembinaan CPNS, PPPK, THK2

20 Juli 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260720 WA0050

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Perkuat Koordinasi

20 Juli 2026 - 12:54 WIB

IMG 20260720 WA0035
Trending di Headline