Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Pasca Penyerangan di Kampung Mauka, Sejumlah Bangunan Dibakar

Etty Welerbadge-check


					Pasca Penyerangan di Kampung Mauka, Sejumlah Bangunan Dibakar Perbesar

TIMIKA – Konflik yang diduga berkaitan dengan tapal batas dan membuat ketegangan antar kelompok masyarakat mengakibatkan sejumlah banguan terbakar.

Berdasarkan keterangan dari pihak Kepolisian Mimika bangunan yang terbakar pasca terjadinya penyerangan dan pembakaran di Kampung Mauka, Distrik Kapiraya Atas, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, diantaranya bangunan Polsubsektor Kapiraya Polres Deiyai Polda Papua Tengah, Kantor Distrik Kapiraya Atas, Kabupaten Deiyai dan 18 unit rumah semi permanen milik warga Kampung Mauka. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Kapolres Mimika melalui Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, SE menyampaikan bahwa saat menerima informasi dari personel BKO dan Brimob yang melaksanakan pengamanan di area PT KLI, jajaran Polres Mimika segera melaksanakan apel konsolidasi dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP.

“Saat ini, personel BKO Polres Mimika gabungan bersama Brimob Batalyon B Pelopor berjumlah 45 personel yang dipimpin oleh Kabag Ops Mimika Akp Hendri Alfredo Korwa, S.I.K, M.H., melaksanakan siaga di Safe House wilayah perbatasan Kapiraya–Mododagi. Ini guna mengantisipasi kemungkinan adanya aksi balasan serta menjaga stabilitas keamanan,”ujarnya.

Selain itu, Polres Mimika telah berkoordinasi dengan Polres Deiyai dan jajaran terkait guna memonitor potensi mobilisasi massa dari wilayah lain, termasuk melalui jalur transportasi udara dan perairan.

“Hingga saat ini, situasi di wilayah Kapiraya dan sekitarnya dalam kondisi terkendali dan kondusif, namun aparat keamanan tetap meningkatkan kewaspadaan serta patroli dialogis untuk mencegah eskalasi konflik,” kata Iptu Hempy.

Disampaikan Iptu Hempy bahwa kepolisian mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum tentu kebenarannya.

Selain itu tidak melakukan mobilisasi massa yang berpotensi memperkeruh situasi, menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Kepolisian akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Nabire, Panitia Reuni Sahabat 06 Se‑Papua Tengah Resmi Dikukuhkan

19 Juni 2026 - 09:49 WIB

IMG 20260619 WA0072

Pemkab Mimika Perkuat Sistem Perizinan Tenaga Kesehatan Lewat Sinkronisasi Data SIP dan Satu Sehat

19 Juni 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260619 WA0071

GPDP Klasis Mimika Gelar Sidang Klasis VI, Tegaskan Gereja Harus Tangguh, Profesional, dan Relevan di Tanah Papua

19 Juni 2026 - 09:37 WIB

IMG 20260619 WA0069

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa, Perkuat Verifikasi dan Validasi Data Kesejahteraan Sosial

19 Juni 2026 - 09:29 WIB

IMG 20260618 WA0023

Dinsos Deiyai Salurkan 1.000 Selimut dan Kelambu untuk Kelompok Rentan Melalui Dana Otsus

19 Juni 2026 - 09:26 WIB

IMG 20260619 WA0025
Trending di Headline