Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Pasca Penyerangan di Kampung Mauka, Sejumlah Bangunan Dibakar

Etty Welerbadge-check


					Pasca Penyerangan di Kampung Mauka, Sejumlah Bangunan Dibakar Perbesar

TIMIKA – Konflik yang diduga berkaitan dengan tapal batas dan membuat ketegangan antar kelompok masyarakat mengakibatkan sejumlah banguan terbakar.

Berdasarkan keterangan dari pihak Kepolisian Mimika bangunan yang terbakar pasca terjadinya penyerangan dan pembakaran di Kampung Mauka, Distrik Kapiraya Atas, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, diantaranya bangunan Polsubsektor Kapiraya Polres Deiyai Polda Papua Tengah, Kantor Distrik Kapiraya Atas, Kabupaten Deiyai dan 18 unit rumah semi permanen milik warga Kampung Mauka. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Kapolres Mimika melalui Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, SE menyampaikan bahwa saat menerima informasi dari personel BKO dan Brimob yang melaksanakan pengamanan di area PT KLI, jajaran Polres Mimika segera melaksanakan apel konsolidasi dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP.

“Saat ini, personel BKO Polres Mimika gabungan bersama Brimob Batalyon B Pelopor berjumlah 45 personel yang dipimpin oleh Kabag Ops Mimika Akp Hendri Alfredo Korwa, S.I.K, M.H., melaksanakan siaga di Safe House wilayah perbatasan Kapiraya–Mododagi. Ini guna mengantisipasi kemungkinan adanya aksi balasan serta menjaga stabilitas keamanan,”ujarnya.

Selain itu, Polres Mimika telah berkoordinasi dengan Polres Deiyai dan jajaran terkait guna memonitor potensi mobilisasi massa dari wilayah lain, termasuk melalui jalur transportasi udara dan perairan.

“Hingga saat ini, situasi di wilayah Kapiraya dan sekitarnya dalam kondisi terkendali dan kondusif, namun aparat keamanan tetap meningkatkan kewaspadaan serta patroli dialogis untuk mencegah eskalasi konflik,” kata Iptu Hempy.

Disampaikan Iptu Hempy bahwa kepolisian mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum tentu kebenarannya.

Selain itu tidak melakukan mobilisasi massa yang berpotensi memperkeruh situasi, menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Kepolisian akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline