Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Gubernur Papua Tengah Fasilitasi Pembentukan BPS Provinsi dan Penyediaan Lahan

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Fasilitasi Pembentukan BPS Provinsi dan Penyediaan Lahan Perbesar

NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat sistem data pembangunan daerah dengan mendorong pembentukan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Tengah. Dukungan tersebut ditandai dengan diterbitkannya surat rekomendasi resmi dari Gubernur Papua Tengah serta kesiapan penyediaan lahan untuk pembangunan kantor BPS provinsi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nabire, Dio Benuvin Perkasa Ginting, S.ST, menjelaskan bahwa hingga saat ini BPS Provinsi Papua Tengah belum terbentuk, sehingga secara administratif wilayah Papua Tengah masih berada di bawah koordinasi BPS Provinsi Papua di Jayapura.

“Puji syukur, Pemerintah Provinsi Papua Tengah sangat mendukung agar BPS Provinsi Papua Tengah segera dibentuk. Gubernur sudah menandatangani surat rekomendasi pembentukan BPS Provinsi Papua Tengah,” ujar Dio kepada awak media di Kantor BPS Kabupaten Nabire.

Surat rekomendasi tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Papua Tengah Nomor 500.14.2-84-SET, tertanggal 26 Januari 2026, yang memuat dua poin utama, yakni dukungan pembentukan BPS Provinsi Papua Tengah serta dukungan penyediaan lahan untuk pembangunan kantor BPS Provinsi.

Menurut Dio, lahan yang disiapkan berlokasi di Kompleks Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, sehingga diharapkan dapat menunjang efektivitas koordinasi antara BPS dan Pemerintah Provinsi.

“Dengan adanya surat rekomendasi dari Gubernur, selanjutnya kami tinggal menunggu proses lanjutan di tingkat BPS Pusat dan Kementerian PAN-RB,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembentukan BPS Provinsi Papua Tengah sangat penting untuk mempercepat koordinasi dan penguatan peran statistik dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah. Selama ini, keterbatasan jarak dan kewenangan menjadi tantangan tersendiri karena koordinasi masih harus melalui BPS Provinsi Papua di Jayapura.

“Kalau BPS Provinsi Papua Tengah sudah terbentuk, kewenangannya lebih besar dan koordinasinya juga lebih mudah karena sama-sama berada di level provinsi. Tidak perlu lagi harus ke Jayapura,” ungkap Dio.

BPS Kabupaten Nabire berharap proses pembentukan BPS Provinsi Papua Tengah dapat segera terealisasi pada tahun ini, sehingga penyediaan data statistik yang akurat, cepat, dan relevan dapat semakin mendukung pembangunan Papua Tengah secara berkelanjutan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pokja PAUD Kabupaten Paniai Gelar Pembekalan TIM dan Fokus Materi Meningkatkan Kapasitas

22 April 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260422 WA0051

Silwanus Sumule: Propemperda 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah 

22 April 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260422 WA0043

Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi

22 April 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260422 WA0010

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

22 April 2026 - 11:30 WIB

IMG 20260421 WA0039

Pemkab Mimika Evaluasi Layanan Publik, Wabup Tekankan Kepercayaan Masyarakat

22 April 2026 - 11:26 WIB

IMG 20260422 WA0030
Trending di Headline