TIMIKA – Situasi dilokasi kejadian kasus penikaman di Jalan Ahmad Yani yang sebelumnya tenang dan aman kini memanas.
Pantauan wartawan dilapangan pada Rabu (28/01/2026) malam situasi memanas ini diduga berawal dari sekelompok orang yang tiba-tiba menyerang anggota yang sedang berjaga dengan panah wayer.
Dari penyerangan tersebut, salah satu anggota Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah terkena panah wayer dibagian paha kiri, sedangkan satu anggota lainnya hanya terkena di kaki celana bagian kanan.
Melihat hal tersebut, personel Polres Mimika dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah terpaksa memberikan tembakan peringatan dan gas air mata.
Situasi akhirnya kembali tenang dan aman setelah pihak keamanan terus memukul mundur sekelompok masyarakat tersebut. Pihak keamanan kini masih standby guna melakukan pengamanan dilokasi.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi apa penyebab atau pemicu sampai terjadinya personel yang berjaga diserang. (IT)






