Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Wilhelmus Pigai Dukung Arahan Presiden: BBM Papua Tengah Harus Berbasis Tebu dan Singkong, Bukan Sawit

adminbadge-check


					Wilhelmus Pigai Dukung Arahan Presiden: BBM Papua Tengah Harus Berbasis Tebu dan Singkong, Bukan Sawit Perbesar

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Provinsi Papua Tengah, Wilhelmus Pigai, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Republik Indonesia yang mendorong pengembangan energi alternatif berbasis tanaman pangan, khususnya tebu dan singkong, sebagai sumber Bahan Bakar Minyak (BBM) ramah lingkungan.

Wilhelmus menegaskan, Papua Tengah tidak seharusnya menjadikan kelapa sawit sebagai basis pengembangan energi, mengingat dampak ekologis dan sosial yang berpotensi merugikan masyarakat adat serta kelestarian hutan Papua.

“Saya mendukung penuh arahan Presiden. Untuk Papua Tengah, sumber energi BBM seharusnya dikembangkan dari tebu dan singkong, bukan dari kelapa sawit. Jangan lagi membuka kebun sawit atas nama energi,” tegas Wilhelmus Pigai. Sabtu, (24/01/2025).

Ia meminta secara khusus kepada Gubernur Papua Tengah serta para bupati di delapan kabupaten agar kebijakan pembangunan energi di daerah sejalan dengan visi nasional, namun tetap berakar pada kearifan lokal dan perlindungan lingkungan hidup.

Menurut Wilhelmus, tebu dan singkong memiliki keunggulan strategis karena dapat diolah menjadi bioetanol, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal tanpa harus merusak hutan dan tanah ulayat.

Selain tebu dan singkong, Wilhelmus juga mendorong pengembangan sumber energi alternatif lain yang sesuai dengan karakteristik Papua Tengah, seperti:

  • Sagu, sebagai pangan lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi bioenergi,
  • Jagung dan ubi jalar, yang memiliki nilai ekonomis sekaligus mendukung ketahanan pangan,
  • serta energi terbarukan non-biofuel seperti tenaga surya dan mikrohidro, yang sangat relevan dengan kondisi geografis Papua.

“Papua Tengah punya banyak pilihan sumber energi yang berkelanjutan. Jangan korbankan hutan dan hak masyarakat adat hanya demi sawit. Energi harus dibangun dengan pendekatan keadilan ekologis dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Wilhelmus menegaskan, DPD RI akan terus mengawal kebijakan energi nasional agar implementasinya di daerah tidak menyimpang dari tujuan utama, yakni kemandirian energi, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3AP2KB Mimika Sosialisasikan Pemenuhan Hak Anak, Bentuk Forum Anak 2026

3 Juni 2026 - 14:43 WIB

IMG 20260603 WA0031

Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa, PPK Se-Mimika Dibekali Pemahaman TKDN Berdasarkan Aturan Baru

3 Juni 2026 - 14:38 WIB

IMG 20260603 WA0033

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Gelar OJT Kusta, Filariasis, dan Hepatitis di Paniai

3 Juni 2026 - 10:35 WIB

IMG 20260603 WA0023

Babak Baru Kasus Sopi Dek 4 KM Leuser, Berkas Tersangka A.T.K Kini di Tangan Kejari Mimika

3 Juni 2026 - 10:31 WIB

IMG 20260603 WA0029

Warna-Warni Bendera Piala Dunia Hiasi Jalanan, Omzet Pedagang Siap Meroket

3 Juni 2026 - 10:26 WIB

IMG 20260603 WA0028
Trending di News