NABIRE – Kebijakan pendidikan gratis yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan wali siswa. Mereka mengaku sangat bersyukur dan merasa terbantu, khususnya setelah adanya informasi bahwa biaya komite sekolah untuk semester berjalan tidak lagi dipungut karena telah ditanggung oleh pemerintah daerah.
Rasa senang tersebut terlihat dari respons para orang tua wali dalam grup komunikasi sekolah. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih atas kebijakan tersebut karena dinilai meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya pulih.
Salah satu orang tua wali siswa kelas XI menyampaikan bahwa kebijakan ini sangat membantu, karena selama ini biaya pendidikan, termasuk uang komite, menjadi salah satu pengeluaran rutin yang cukup memberatkan.
“Dengan adanya pendidikan gratis dari Provinsi Papua Tengah, kami sebagai orang tua merasa sangat terbantu. Anak-anak bisa sekolah dengan tenang tanpa kami khawatir soal biaya,” ujarnya. Minggu, (25/01/2026).
Pihak sekolah juga telah menyampaikan secara resmi bahwa uang komite yang sempat dibayarkan orang tua untuk semester genap akan dikembalikan. Pengembalian dapat dilakukan secara langsung di bagian Tata Usaha sekolah atau melalui perwakilan wali kelas, sesuai kesepakatan bersama.
Kebijakan ini merupakan bagian ari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, serta memastikan bahwa seluruh anak Papua Tengah dapat mengenyam pendidikan tanpa hambatan biaya.
Para orang tua wali berharap program pendidikan gratis ini dapat terus berlanjut dan diperluas, tidak hanya untuk pembebasan uang komite, tetapi juga mendukung fasilitas belajar, kesejahteraan guru, dan kebutuhan pendidikan lainnya. Mereka menilai langkah ini sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memperhatikan masa depan generasi muda Papua Tengah.






