Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

Headline

Pemda, DPRK dan Forkopimda Mimika Turun Langsung Dengar Keluhan Warga Terkait Konflik Tapal Batas di Kapiraya

Etty Welerbadge-check


					Pemda, DPRK dan Forkopimda Mimika Turun Langsung Dengar Keluhan Warga Terkait Konflik Tapal Batas di Kapiraya Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Daerah Mimika bersama DPRK dan unsur Forkopimda melakukan kunjungan langsung ke Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (1/12/2025) menyusul terjadinya konflik tapal batas yang berdampak pada pembakaran rumah milik warga dari kabupaten tetangga bahkan ada korban jiwa dalam konflik tapal batas ini.

 

Rombongan dipimpin oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, didampingi Ketua DPRK Primus Natikapareyau, Pj. Sekda Mimika Abraham Kateyau, Kapolres Mimika AKBP Billyandha, serta anggota DPRK dari Dapil VI dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Mimika.

Kunjungan ini bertujuan mendapatkan keterangan langsung dari masyarakat mengenai duduk persoalan tapal batas yang selama ini memicu ketegangan antarwarga bahkan sudah ada korban jiwa.

Setibanya di Kapiraya, rombongan disambut tokoh masyarakat, aparat kampung, serta warga yang terdampak. Dalam dialog terbuka, masyarakat menyampaikan keluhan, kekhawatiran, dan harapan mereka atas penyelesaian persoalan batas wilayah yang dinilai sudah berlarut-larut.

20251201 092850

Kepala Distrik Mimika Barat Tengah, Lukas Muyapa mengakui penyelesaian masalah tapal batas ini tidak mudah. Tapi kehadiran Pimpinan Daerah, DPRK dan Forkopimda ke Kapiraya sangat luar biasa dan mendinginkan suasana hati masyarakat.

“Kami sudah dengar kalau Mendagri sudah tang¹gapi masalah ini. Karena itu mari kita dengar hasil yang baik ini untuk menyelamatkan kita semua dari masalah apapun,” kata Kadistrik di pembukaan pertemuan.

Wakil Bupati Emanuel Kemong menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk mendengar langsung dan memastikan setiap permasalahan mendapatkan penanganan yang tepat.

 

“Kami datang untuk melihat sendiri kondisi di lapangan dan mendengarkan apa yang menjadi masalah utama. Konflik seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut karena dapat merugikan masyarakat. Pemerintah akan mencari solusi terbaik agar situasi kembali kondusif,” ujarnya.

Ketua DPRK Primus menambahkan bahwa pihak legislatif akan mendorong percepatan penyelesaian administrasi batas wilayah agar tidak menimbulkan salah tafsir maupun klaim sepihak. Ia menilai bahwa dialog adalah cara paling efektif untuk meredakan potensi konflik.

Sementara itu, Kapolres Mimika AKBP Billy menegaskan bahwa kepolisian telah mengambil langkah pengamanan untuk mencegah terjadinya insiden susulan. Ia mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus kepada aparat yang berwenang, sementara masalah tapal batas biarlah Pemerintah yang mengambi langkah.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan masyarakat dan memastikan situasi tetap terkendali,” ungkapnya.

Masyarakat Kapiraya mengapresiasi kedatangan pemerintah dan Forkopimda. Mereka berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga ditindaklanjuti dengan solusi konkret yang dapat menjamin keamanan dan kepastian status wilayah mereka.

Img 20251201 wa0029

Kunjungan lapangan ini menjadi langkah awal dalam upaya penyelesaian komprehensif atas persoalan tapal batas yang telah memicu ketegangan sosial.

Pemerintah Daerah Mimika bersama DPRK dan Forkopimda menyatakan akan melanjutkan koordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten tetangga untukPemda, DPRK dan Forkopimda Mimika Turun Langsung Dengar Keluhan Warga Terkait Konflik Tapal Batas di Kapiraya mencari titik temu dan menyelesaikan konflik secara damai.

Untuk diketahui, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Bupati Mimika Johannes Rettob dan Bupati Deiyai Melkianus Motte telah mendapat agenda pertemuan bersama Kemendagri untuk membahas dan meyelesaikan tapal batas dua kabupaten ini. Tidak menutup kemungkinan, pertemuan ini akan diikuti juga oleh para pelaku sejarah tanah di Kapiraya sampai Wakia. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Deiyai Tekankan Loyalitas ASN, Dorong Aktivasi KORPRI dan Percepatan Pembayaran Honor Tenaga Kontrak

18 Juni 2026 - 12:04 WIB

IMG 20260618 WA0000

Disdukcapil Mimika Bangun Ekosistem Pelayanan Adminduk yang Kolaboratif

18 Juni 2026 - 11:59 WIB

IMG 20260618 WA0005

Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah

18 Juni 2026 - 10:00 WIB

IMG 20260618 WA0017

Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis

18 Juni 2026 - 07:37 WIB

PT BCA Boosts Student Motivation with Religious Themed Event 2 (1)

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028
Trending di Headline