Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Kadin Nabire Ajak Dewan Adat dan Pelaku Usaha Bersatu Bangun Ekonomi Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					Kadin Nabire Ajak Dewan Adat dan Pelaku Usaha Bersatu Bangun Ekonomi Papua Tengah Perbesar

NABIRE — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Nabire, Frans U. Magai, mengajak seluruh pelaku ekonomi, Dewan Adat, dan pemerintah di wilayah Papua Tengah untuk bersatu dalam membangun ekonomi daerah yang berkeadilan.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sinergitas Masyarakat Adat Mee-Pago Papua Tengah Bersatu Mendukung Program Strategis Nasional yang digelar di Auditorium RRI Nabire, Senin (13/10/2025).

Dalam sambutannya, Frans menekankan bahwa sinergi antara lembaga adat dan dunia usaha merupakan kunci terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan sejahtera.

“Kalau kita duduk sama-sama dan bekerja sama, maka akan tercipta keadaan yang aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pelantikan Komite Percepatan Pembangunan Papua (KPPP) oleh Presiden Joko Widodo dua minggu lalu sebagai sinyal bahwa Papua Tengah sudah harus siap menerima pembangunan besar di wilayahnya.

“Dewan Adat harus menyiapkan masyarakat agar bisa mengambil bagian dalam pembangunan. Harus ada program nyata yang memberdayakan masyarakat beternak, bertani, dan berusaha supaya pemerintah bisa membeli hasil mereka,” jelasnya.

Frans menegaskan bahwa Kadin merupakan wadah resmi negara berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1986, yang memiliki tanggung jawab mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

“Tidak boleh ada orang yang tidak bekerja. Dewan Adat, Kadin, dan asosiasi usaha harus bersinergi. Masyarakat adat jangan hanya jadi penonton, tapi ikut bekerja dan hidup dari potensi daerahnya,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara berbagai asosiasi usaha seperti KAP, Apindo, dan OPD yang di bawah koordinasi Dewan Adat.

“Sekarang tidak bisa lagi jalan sendiri-sendiri. Pemerintah, Dewan Adat, dan pengusaha harus satu rumah, satu kekuatan. Dengan sinergi itu, Papua Tengah akan maju dan sejahtera,” tegas Magai. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Anggota OPM Mewuluk Kodam XXVIII Nyatakan Ikrar Setia kepada NKRI 

27 Juni 2026 - 22:54 WIB

IMG 20260627 WA0049

Bupati Puncak Resmikan Gereja GKII Petrus Kalimangga di Nabire, Ajak Jemaat Perkuat Persatuan

27 Juni 2026 - 21:54 WIB

IMG 20260627 WA0128

Polda Papua Tangani 104 Kasus Narkotika, 151 Tersangka Diamankan dalam Enam Bulan

27 Juni 2026 - 12:46 WIB

IMG 20260627 WA0030

Bupati Deiyai Salurkan Bantuan Alat Tangkap Ikan kepada 450 Mama-Mama Nelayan Danau Tigi

27 Juni 2026 - 12:38 WIB

IMG 20260627 WA0023

Satu Pengendara Motor Tewas usai Tabrakan dengan Truk di Jalan SP 3 Mimika

27 Juni 2026 - 12:28 WIB

IMG 20260627 WA0014
Trending di Headline