Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

Musyawarah Perdana Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah, Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Seni dan Budaya Adalah Fondasi Penting Menjaga Jati Diri Masyarakat Papua 

Etty Welerbadge-check


					Musyawarah Perdana Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah, Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Seni dan Budaya Adalah Fondasi Penting Menjaga Jati Diri Masyarakat Papua  Perbesar

NABIRE – Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah menggelar Musyawarah dan Rapat Koordinasi I dengan tema “Menyatukan Persepsi dan Menyusun Program Kerja”, bertempat di Auditorium RRI Nabire, Selasa (16/9/2025).

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, sekaligus menandai dimulainya langkah awal Dewan Kesenian Papua Tengah dalam merumuskan arah dan program kerja di bidang seni dan budaya.

Musyawarah ini menghadirkan sejumlah narasumber penting yaitu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Akademisi seni dan budaya, Seniman senior Papua Tengah, Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan, khususnya terkait pembahasan AD/ART dan logo.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa seni dan budaya adalah fondasi penting dalam menjaga jati diri masyarakat Papua Tengah. Ia mencontohkan bagaimana bangsa lain menjadikan musik dan seni sebagai bagian hidup yang tak terpisahkan.

“Kita orang Papua harus bangga dengan budaya sendiri. Bangsa yang kehilangan seni dan budaya berarti sudah kehilangan kehidupan. Dewan Kesenian ini harus membuat kajian akademik tentang apa saja yang menjadi milik kita, agar bisa dirumuskan dan diatur dalam regulasi daerah,” tegas Nawipa.

Lebih lanjut, ia menyoroti potensi besar musik dan seni Papua yang telah dikenal sejak lama, dari musisi legendaris seperti Black Brothers hingga kekayaan tarian dan instrumen tradisional. Menurutnya, potensi ini harus dihidupkan kembali melalui event, festival, dan ruang-ruang ekspresi yang kreatif serta berkelanjutan.

“Papua punya modal besar dalam seni dan budaya. Tinggal bagaimana kita bersatu dan menyiapkan regulasi untuk menjaga warisan ini. Dengan Dewan Kesenian, saya berharap lahir program nyata yang bisa menghidupkan musik, tari, bahasa, serta budaya lokal kita,” ungkap Nawipa

Di akhir sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara Dewan Kesenian, pemerintah, dan komunitas seni dalam membangun ruang ekspresi seni budaya Papua Tengah. Selain melestarikan warisan leluhur, langkah ini juga diharapkan dapat membuka peluang pemberdayaan bagi generasi muda, termasuk pelatihan seni dan penciptaan event tahunan.

Musyawarah Dewan Kesenian Papua Tengah ini menjadi tonggak awal dalam membangun kesenian yang berakar pada identitas lokal sekaligus berkontribusi pada pembangunan daerah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tawuran di Jalan WR Supratman Dibubarkan, Lima Pemuda Diamankan

20 September 2026 - 09:40 WIB

IMG 20260920 WA0016

Operasi Antik Noken Sasar THM Mimika, Puluhan Pekerja Diperiksa

20 September 2026 - 09:30 WIB

IMG 20260920 WA0022

STEMI Siapkan Kebaktian Pembaruan Iman Bersama Stephen Tong di Nabire

20 September 2026 - 09:22 WIB

IMG 20260920 WA0021

Trifena M. Tinal Pimpin Golkar Mimika 2026–2031, Konsolidasi Organisasi Jadi Agenda Utama

20 September 2026 - 09:09 WIB

IMG 20260920 WA0085

Dinkes Mimika Mendekatkan Diagnosis TB ke Warga Pesisir dan Pedalaman Mimika

19 September 2026 - 16:02 WIB

IMG 20260919 WA0010
Trending di Headline