Menu

Mode Gelap
Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah

Headline

Tiga Warga Sipil Berikan Klarifikasi, Akui Tidak Ada Kaitan Mobil Operasional Polsek Tembagapura Sebagai Taksi

Etty Welerbadge-check


					Tiga Warga Sipil Berikan Klarifikasi, Akui Tidak Ada Kaitan Mobil Operasional Polsek Tembagapura Sebagai Taksi Perbesar

TIMIKA – Menyikapi beredarnya sebuah video di media sosial yang memperlihatkan mobil operasional Polsek Tembagapura dan diduga digunakan sebagai taksi gelap, Polres Mimika memberikan klarifikasi resmi berdasarkan keterangan pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Dalam video tersebut, tampak perdebatan antara beberapa warga dan seorang pria bernama Agus (warga sipil).

Berdasarkan klarifikasi yang sudah diberikan kepada pihak kepolisian, Agus menyampaikan bahwa kejadian dalam video tersebut tidak ada kaitannya dengan penggunaan mobil operasional Polsek Tembagapura sebagai taksi.

Yang benar adalah dirinya saat itu sedang menagih utang lama kepada dua orang perempuan bernama Julfi dan Erina. (dua orang mama-mama yang terekam dalam video).

Agus juga menegaskan bahwa mobil operasional Polsek Tembagapura dipergunakan untuk membantu masyarakat secara gratis. Hal ini pun sudah diklarifikasi secara langsung di Polres Mimika.

Sementara itu Julfi menjelaskan bahwa dirinya bersama Erina hendak turun ke kota Timika, karena pada saat itu tidak tersedia bus yang biasa mengangkut mereka, Polsek Tembagapura membantu memberikan tumpangan menggunakan mobil operasional Polsek.

Sehingga terkait dalam video tersebut,Julfi menegaskan bahwa itu berkaitan dengan tagihan barang (bon) yang telah lama diambil dari Agus.

“Saat itu Agus menyampaikan harus membayar bon nya terlebih dahulu baru naik ke mobil. Jadi bukan untuk ongkos kendaraan,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Kapolres Mimika Melalui Kasi Humas Polres Mimika, IPTU Hempy Ona, S.E, menegaskan bahwa Polres Mimika memastikan bahwa mobil operasional Polsek Tembagapura tidak pernah digunakan untuk kegiatan taksi gelap atau pungutan biaya terhadap masyarakat.

“Kendaraan operasional adalah sarana dinas kepolisian yang juga dipergunakan untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat atau ketika transportasi umum tidak tersedia,”katanya melalui keterangan yang diberikan kepada awak media, Rabu (10/09/2025).

Disampaikan Kasi Humas bahwa klarifikasi dari para pihak sudah jelas, bahwa persoalan dalam video tersebut murni masalah pribadi terkait utang-piutang, bukan terkait pungutan biaya transportasi oleh kepolisian.

“Polres Mimika menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau video yang beredar di media sosial tanpa adanya konfirmasi kebenaran,” ujar Hempy. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinsos Mimika Gelar Bimbingan Sosial, Dorong Sinergi Penanganan Kelompok Rentan

29 Juni 2026 - 15:30 WIB

IMG 20260629 WA0021

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Pemkab Mimika Lepas 210 Petugas Pendataan

29 Juni 2026 - 15:26 WIB

IMG 20260629 WA0019

DPRD Deiyai Gelar Sidang Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Mote Tekankan Transparansi Pengelolaan Keuangan

29 Juni 2026 - 15:22 WIB

IMG 20260629 WA0149

Dukung Natal FKMI 2026, KONI Intan Jaya Serahkan Bantuan Peralatan Olahraga di Nabire

29 Juni 2026 - 13:52 WIB

IMG 20260629 WA0077

Papua Tengah Raih 3 Gold dan 6 Silver di Pesparawi Nasional XIV 2026, LPPD Apresiasi Seluruh Kontingen

29 Juni 2026 - 13:48 WIB

IMG 20260629 WA0069
Trending di Headline