Menu

Mode Gelap
Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah

Headline

Solidaritas Pelajar dan Mahasiswa Papua Tengah Gelar Mimbar Bebas di Pasar Karang Nabire

Etty Welerbadge-check


					Solidaritas Pelajar dan Mahasiswa Papua Tengah Gelar Mimbar Bebas di Pasar Karang Nabire Perbesar

NABIRE – Solidaritas Pelajar dan Mahasiswa Papua Tengah menggelar aksi mimbar bebas di Pasar Karang Nabire, Kamis (11/9). Aksi tersebut dipimpin oleh koordinator lapangan, Marius Petege, dan diikuti lebih dari 200 peserta.

Dalam aksi ini, mahasiswa menyuarakan dua tuntutan utama, yakni pembebasan empat tahanan politik (Empatapol) serta penolakan terhadap masuknya berbagai investasi yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat Papua, khususnya di Provinsi Papua Tengah.

“Papua Tengah darurat investasi. Perusahaan-perusahaan yang direncanakan hadir bukan untuk mensejahterakan masyarakat, tetapi hanya menguntungkan segelintir orang dan elit tertentu,” ujar Marius Petege dalam orasinya.

Mereka menilai, kehadiran perusahaan justru mengancam masa depan masyarakat Papua. Karena itu, mahasiswa menegaskan sikap penolakan terhadap investasi yang dianggap hanya membawa kerugian sosial maupun lingkungan.

Selain itu, aksi solidaritas ini juga ditujukan untuk mendesak pembebasan empat tahanan politik yang saat ini sedang menjalani persidangan.

“Kami bersuara untuk Empatapol. Mereka harus dibebaskan tanpa syarat. Sidang mereka sudah berjalan, dan kami akan terus mengawal hingga ada keputusan yang adil,” tegas Marius.

Para mahasiswa menegaskan akan terus melakukan aksi serupa hingga tuntutan mereka mendapat tanggapan serius dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Selama suara kami diabaikan, kami akan terus turun ke jalan,” seruan massa aksi.

Kegiatan mimbar bebas ini juga dihadiri sejumlah wartawan. Massa berharap media dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Natal FKMI 2026, KONI Intan Jaya Serahkan Bantuan Peralatan Olahraga di Nabire

29 Juni 2026 - 13:52 WIB

IMG 20260629 WA0077

Papua Tengah Raih 3 Gold dan 6 Silver di Pesparawi Nasional XIV 2026, LPPD Apresiasi Seluruh Kontingen

29 Juni 2026 - 13:48 WIB

IMG 20260629 WA0069

Bimtek SIPD RI Berbasis SP2D Online Resmi Digelar, Papua Tengah Percepat Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah

29 Juni 2026 - 13:43 WIB

IMG 20260629 WA0052

Disdikbud Papua Tengah: Dana Bantuan Pendidikan Akhir 2026 Disalurkan Melalui Kampus, Bukan Langsung ke Mahasiswa

29 Juni 2026 - 13:37 WIB

IMG 20260629 WA0045

Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

29 Juni 2026 - 13:02 WIB

IMG 20260511 WA0217 1446x1536
Trending di Headline