Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Satker PJN 1 Nabire Lebarkan Jalan Menuju Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					Satker PJN 1 Nabire Lebarkan Jalan Menuju Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah Perbesar

NABIRE – Dalam rangka mendukung keberadaan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) 1 Nabire melaksanakan paket pekerjaan pelebaran Jalan Nabire–Wanggar yang menjadi akses utama menuju pusat pemerintahan provinsi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Papua Tengah, Ir. Daud M. Merauje, ST, bilang pelebaran jalan tersebut masuk dalam ruas jalan nasional sepanjang 18,55 kilometer, dimulai dari Perempatan Hotel Adaman. Proyek Tahun Anggaran 2025 ini telah berkontrak sejak awal Agustus dan kini tengah dalam tahap pelaksanaan di lapangan.

“Jalan yang ada sebelumnya memiliki lebar aspal eksisting terbatas. Dalam perencanaan, pelebaran akan dilakukan ke kiri 3,3 meter termasuk saluran air, dan ke kanan 3,3 meter,” jelas Daud di ruang kerjanya, Kamis (4/9/2025).

Namun, pekerjaan di lapangan tidak lepas dari sejumlah kendala terkait pemanfaatan daerah milik jalan (Damija) dan ruang milik jalan (Rumija). Berdasarkan Permen PU No. 20/PRT/M/2010, terdapat berbagai fasilitas umum yang harus dipindahkan lebih dahulu, antara lain tiang listrik PLN, tiang dan kabel Telkom, lampu penerangan jalan umum (PJU), pipa PDAM, lampu lalu lintas, hingga papan reklame.

“Semua itu masuk dalam bagian pelebaran jalan. Kami sudah menyurati pihak terkait dan melakukan sosialisasi agar dapat bersama-sama memindahkan fasilitas umum dimaksud,” ujarnya.

Selain itu, proyek juga akan berdampak pada pasar dan pertokoan di kawasan Perempatan SP 1. Untuk itu, Daud berharap adanya koordinasi yang baik dengan .Distrik Nabire Barat serta Pemkab Nabire khususnya dinas yang membidangi pasar, agar pekerjaan dapat berjalan tanpa harus melompati segmen pasar.

Ia menegaskan, pembangunan ini tidak hanya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memperlancar akses menuju pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah.

“Saya sangat berharap dukungan dari Bapak Gubernur Papua Tengah, Bapak Bupati Nabire, serta masyarakat sepanjang ruas Nabire–Wanggar. Mari kita bekerja sama demi kelancaran pembangunan ini,” pungkasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satpol PP Mimika Tertibkan Jalan Hasanudin: Parkir Sembarangan, Trotoar, hingga Pengelolaan Sampah Bengkel Jadi Perhatian

10 Juni 2026 - 01:49 WIB

Screenshot 20260610 102414 Gallery

Satpol PP Mimika Sosialisasi Penertiban Lapak: Pedagang Diminta Mundur 2 Meter dari Jalan, Banyak yang Patuh Bongkar Sendiri

10 Juni 2026 - 01:09 WIB

Screenshot 20260610 095748 Gallery

Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Papua 2026-2031 Masuki Tahap Wawancara Faktual

9 Juni 2026 - 14:44 WIB

IMG 20260609 WA0042

Gerak Cepat Polisi Tangkap Pelaku Curas yang Pukul dan Banting Wanita di Timika

9 Juni 2026 - 14:34 WIB

IMG 20260609 WA0107

Ditinggal Beli Makan Motor Matic Digasak Maling, Pelaku Ditangkap Usai Aksi Kejar-Kejaran Dengan Korban

9 Juni 2026 - 14:28 WIB

IMG 20260609 WA0087
Trending di Headline