Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Waspada Hoaks, Wabup Nabire Tegaskan ASN dan Masyarakat Jangan Terprovokasi

Etty Welerbadge-check


					Waspada Hoaks, Wabup Nabire Tegaskan ASN dan Masyarakat Jangan Terprovokasi Perbesar

NABIRE – Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawenari, menegaskan pentingnya menjaga persatuan serta mewaspadai maraknya kabar bohong (hoaks) pasca berbagai peristiwa di sejumlah kota besar di Indonesia.

Hal itu ia sampaikan dalam coffee morning bersama Forkopimda di Aula Wicaksana Laghawa Polres Nabire, Senin (1/9/2025) kemarin.  Acara ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Nabire, Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala, Kasatpol PP, para kepala suku, tokoh agama, dan sejumlah undangan.

“Hari ini kita prihatin atas kejadian yang terjadi di Jakarta, Bandung, Jogja, hingga Makassar. Banyak selebaran beredar di media sosial seolah-olah akan ada aksi di Nabire. Setelah kami koordinasi dengan Kapolres dan intelijen, semua informasi itu dipastikan hoaks. Tidak ada pihak yang menyatakan akan lakukan aksi tersebut,” jelas Wakil Bupati.

Burhanuddin juga menegaskan bahwa ASN dan tenaga kontrak dilarang ikut menyebarkan atau terlibat dalam isu-isu provokatif.

“Pagi tadi saya sudah tegaskan saat apel gabungan ASN. Kalau terbukti ada ASN maupun tenaga kontrak yang ikut terlibat, pasti akan kita ambil tindakan tegas,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah bersama Forkopimda akan menyiapkan pertemuan lanjutan dalam waktu dekat. Pertemuan ini akan menghasilkan pernyataan sikap bersama yang ditandatangani oleh Forkopimda, tokoh masyarakat, dan kepala suku sebagai wujud komitmen menjaga Nabire tetap aman dan damai.

Wakil Bupati juga menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak anti kritik.

“Kami siap menerima kritik, bahkan hujatan sekalipun, sepanjang tujuannya baik untuk kemajuan Nabire. Mari kita jaga Nabire sebagai rumah damai bagi semua suku,” pungkasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Kejar Penyelesaian Pembangunan Jalan Hasanuddin 

6 November 2026 - 13:24 WIB

IMG 20261106 WA0044

Dishub Mimika Evaluasi Traffic Light, Perempatan Pin Seluler Jadi Prioritas

6 November 2026 - 13:15 WIB

IMG 20261106 WA0043

Ratusan Pelajar SMA YPPGI Wissel Meren Enarotali Ikut Edukasi dari KPA Paniai 

6 November 2026 - 13:06 WIB

IMG 20261106 WA0042

Dua Hari Pelatihan, Petani Puncak Jaya Belajar Kembangkan Kopi Berkualitas

6 November 2026 - 12:56 WIB

IMG 20261106 WA0036

Deinas Geley Pimpin PSSI Papua Tengah, Targetkan Pembinaan Pemain Muda hingga Tingkat Nasional

6 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261106 214339
Trending di Headline