Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Headline

Demi Menjaga Mimika Tetap Aman, Pemda Selenggarakan Rapat Koordinasi

Etty Welerbadge-check


					Demi Menjaga Mimika Tetap Aman, Pemda Selenggarakan Rapat Koordinasi Perbesar

TIMIKA – Guna menyikapi situasi Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) secara nasional yang eskalasinya meningkat di beberapa pekan terakhir ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menggelar rapat koordinasi (Rakor) forum komunikasi pimpinan daerah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Cenderawasih 66,Selasa (02/09/2025) dipimpin langsung oleh Bupati Mimika Yohannes Rettob dengan didampingi Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, juga Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Dandim 1710/Mimika Letkol Inf M. Slamet Wijaya dan Ketua DPRK Mimika Primus Natikapareyau.

Bupati Mimika Yohannes Rettob dalam arahannya menyampaikan bahwa hampir semua daerah melakukan unjuk rasa, oleh karena itu untuk Papua dan secara khususnya Mimika harus dijaga tetap kondusif seperti saat ini.

“Kita berkumpul disini itu untuk bagaimana sama-sama kita membuat Mimika tetap aman dan damai. Sehingga Mimika menjadi rumah kita bersama,” ujar Bupati John.

Bupati John juga menyampaikan bahwa tidak boleh ada perbedaan, tidak boleh ada gejolak, tidak boleh ada provokator dan tidak boleh ada provokasi yang muncul.

“Selain itu kita juga jaga terkait dengan sikap perilaku, perkataan-perkataan kita kepada masyarakat, supaya kita membuat masyarakat merasa damai. Tugas kita adalah menjaga Mimika ini dengan damai,”kata Bupati John.

Disampaikan Bupati juga bahwa dalam menyampaikan aspirasi itu tidak ada yang melarang, tetapi yang disampaikan tentunya dengan cara-cara yang damai.

“Tidak boleh seperti daerah lain, karena yang rugi adalah masyarakat kecil. Oleh karena itu saya rasa kita hadir disini untuk hal penting. Mari
kita membuat Mimika ini menjadi aman dan damai. Kita lihat seperti Jakarta atau tempat-tempat lain yang membuat pelayanan pemerintah tidak menjadi jalan.Saya berharap kita tetap kompak di sini, apalagi sudah ada perintah presiden yang buat kado ditindak tegas, “kata Bupati John.

Lanjutnya,”Saya berharap situasi di sana tidak boleh terjadi di Timika. Kita harus jaga demi keamanan bersama, dan ini tugas kita bersama. Jadi saya harap kita semua yang hadir disini agar nanti kembali dari sini bisa sampaikan ke masyarakatnya,”sambung Bupati John.

Sementara itu Wakil Bupati Emanuel Kemong menambahkan bahwa kalau kita sudah sepakat Mimika menjadi rumah kita maka tugas kita adalah harus merawatnya.

“Mari kita jaga Mimika yang damai, tidak ada guna kita buang-buang waktu untuk hanya mengikuti hal-hal yang tidak menguntungkan. Mari kita bersatu membangun Mimika,”ucapnya.

Kemudian selaku Ketua DPRK Mimika Primus Natikapareyau menyampaikan bahwa jika demo itu nanti ada pihak ketiga yang membuat kekacauan, dan itu akan merugikan kita semua.

“Saya harapkan untuk kita semua yang ada disini jika ada masukan hal yang penting mari kita saling melengkapi untuk sama-sama menjaga dan memajukan Mimika,”ujarnya.

Hal yang tidak jauh beda juga disampaikan oleh Kapolres Mimika dan Dandim 1710/Mimika, yang mana pada intinya TNI dan Polri selalu siap mengamankan Kabupaten Mimika supaya jangan sampai ada provokator yang berusaha merusak Mimika.

Selain itu juga berpesan kepada seluruh tokoh-tokoh, baik tokoh masyarakat, agama, perempuan dan pemuda serta ketua paguyuban untuk saling menjaga dan melindungi. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Umum PGGPT Dorong Rekonsiliasi Konflik Dua Kelompok Warga di Kapiraya, Soroti Dampak Pendulangan Emas

17 Februari 2026 - 14:52 WIB

Img 20260217 wa0033

Miras Lokal Masih Saja Ditemukan di Pelabuhan, Puluhan Liter Disita Polisi

17 Februari 2026 - 14:46 WIB

Img 20260217 wa0003

Pascapenyerangan di Mile Point 50, Polisi Lakukan Olah TKP

17 Februari 2026 - 14:42 WIB

Img 20260217 wa0001

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026 

17 Februari 2026 - 14:36 WIB

Img 20260217 wa0026

HUT ke-3 PGGPT, Gereja Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Papua Tengah

17 Februari 2026 - 13:29 WIB

Img 20260217 wa0024
Trending di Headline