NABIRE – Kelompok Cipayung Plus Provinsi Papua Tengah menyampaikan pernyataan sikap terkait dinamika politik nasional yang dinilai semakin bergejolak dan berdampak pada kehidupan sosial, keamanan, serta ekonomi masyarakat.
Dalam pernyataannya, Cipayung Plus menilai eskalasi politik yang terjadi merupakan imbas dari kebijakan pemerintah pusat dan DPR RI yang dianggap kurang berpihak pada kepentingan rakyat. Respon aparat keamanan terhadap aksi massa juga dinilai kerap berlebihan hingga menimbulkan korban jiwa.
“Menyikapi kondisi ini, kami menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus menyerukan agar pemerintah pusat segera mengambil langkah bijak demi menjaga perjalanan dan kemajuan bangsa ini,” demikian tertulis dalam dokumen pernyataan sikap yang diterima media ini.
Sembilan Butir Pernyataan Sikap
Adapun poin-poin sikap Cipayung Plus Papua Tengah antara lain:
- Menyambut baik respon Presiden Republik Indonesia terhadap beberapa tuntutan rakyat.
- Menegaskan suara rakyat harus terus dikawal hingga tuntas pada tahap finalisasi.
- Mendorong pengesahan UUD perampasan aset koruptor.
- Mendesak aparat penegak hukum memberantas mafia korupsi.
- Meminta pemerintah tidak menaikkan pajak yang membebani rakyat.
- Mengecam keras tindakan aparat yang dinilai brutal dan berlebihan dalam menghadapi aksi massa.
- Mendesak pencopotan menteri atau wakil menteri di kabinet yang rangkap jabatan.
- Menyarankan aksi unjuk rasa dilakukan secara damai, tidak merusak fasilitas umum, dan tidak keluar dari nilai-nilai demokrasi.
- Meminta semua pihak menahan diri agar situasi bangsa kembali kondusif.
Ajakan Jaga Kondusivitas
Cipayung Plus menegaskan, penyampaian aspirasi rakyat harus tetap dijamin sebagai hak konstitusional, namun masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi.
“Rakyat punya hak menyampaikan aspirasi, tapi harus dengan cara yang bermartabat dan tidak menimbulkan kerugian bagi sesama,” tulis mereka.
Pernyataan sikap ini ditandatangani oleh empat organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus Papua Tengah, masing-masing:
* GMNI : Jeri Muyapa (Ketua)
* GMKI : Firgo Jitmau (Ketua)
* PMKRI : Michael Edowai (Ketua)
* GAMKI : Steven Pigai (Sekretaris)
Cipayung Plus berharap pernyataan ini dapat menjadi perhatian pemerintah pusat untuk berbenah dan menata Indonesia menuju bangsa yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (MB)






