Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

Ditjen Dukcapil Kemendagri Rilis Data Kependudukan Nasional Semester I 2025, Papua Tengah Catat 1,37 Juta Jiwa

Etty Welerbadge-check


					Ditjen Dukcapil Kemendagri Rilis Data Kependudukan Nasional Semester I 2025, Papua Tengah Catat 1,37 Juta Jiwa Perbesar

NABIRE – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri secara resmi merilis data kependudukan nasional semester I (Januari–Juni) 2025 pada Kamis (28/8/2025). Data tersebut merupakan hasil layanan Dinas Dukcapil kabupaten/kota yang diolah di pusat.

Provinsi Papua Tengah mencatat jumlah penduduk sebanyak 1.375.595 jiwa, terdiri dari 726.658 laki-laki dan 648.937 perempuan. Jumlah ini meningkat dibandingkan semester II tahun 2024 yang tercatat 1.369.112 jiwa. Dengan demikian, terjadi kenaikan 6.483 jiwa dalam enam bulan terakhir.

Berdasarkan sebaran wilayah, jumlah penduduk di delapan kabupaten Provinsi Papua Tengah adalah sebagai berikut:

* Nabire: 180.190 jiwa
* Puncak Jaya: 220.704 jiwa
* Paniai: 126.876 jiwa
* Mimika: 320.839 jiwa
* Puncak: 178.580 jiwa
* Dogiyai: 117.129 jiwa
* Intan Jaya: 138.109 jiwa
* Deiyai: 93.168 jiwa

Sekretaris Dinas Admindukcapil Papua Tengah, Yeremias Mote, S.STP., M.IP, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penduduk ini tidak lepas dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kependudukan.

“Sejak 2023–2024, melalui dana Otsus, telah diberikan bantuan peralatan perekaman mobile, ribbon dan film, serta printer KTP-el di delapan kabupaten. Tujuannya agar Dinas Dukcapil bisa melaksanakan layanan jemput bola ke distrik dan kampung terpencil,” ungkapnya.

Ia menambahkan, inovasi pelayanan publik menjadi kunci agar cakupan kepemilikan dokumen kependudukan semakin luas. Hal itu dilakukan melalui layanan jemput bola, sosialisasi pentingnya dokumen kependudukan, kerja sama dengan lembaga pengguna data, serta kewajiban penggunaan data kependudukan dalam setiap layanan publik.

“Harapan kami di semester II tahun 2025 jumlah penduduk Provinsi Papua Tengah bisa terus bertambah. Untuk itu dibutuhkan dukungan pemerintah daerah dalam hal anggaran jemput bola pelayanan, serta peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat umum untuk memberi kesadaran pentingnya dokumen kependudukan,” pungkas Yeremias. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Wanggar Sari Apresiasi Dinkes Nabire Selesaikan Masalah Internal Puskesmas

22 September 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260922 WA0050

Polda Papua dan Belanda Perkuat Komunikasi, Bahas Keamanan hingga Lingkungan

22 September 2026 - 10:07 WIB

IMG 20260922 WA0045

September, Realisasi Fisik APBD Mimika 52 Persen, Realisasi Keuangan 48 Persen

22 September 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260922 WA0042

FKP, Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Publik Lebih Inklusif 

22 September 2026 - 09:57 WIB

IMG 20260922 WA0041

Pendulang di Landfill Mile 38 Diminta Pindahkan Camp, Batas Waktu 29 September

22 September 2026 - 09:18 WIB

IMG 20260922 WA0040
Trending di Headline