Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Ditjen Dukcapil Kemendagri Rilis Data Kependudukan Nasional Semester I 2025, Papua Tengah Catat 1,37 Juta Jiwa

Etty Welerbadge-check


					Ditjen Dukcapil Kemendagri Rilis Data Kependudukan Nasional Semester I 2025, Papua Tengah Catat 1,37 Juta Jiwa Perbesar

NABIRE – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri secara resmi merilis data kependudukan nasional semester I (Januari–Juni) 2025 pada Kamis (28/8/2025). Data tersebut merupakan hasil layanan Dinas Dukcapil kabupaten/kota yang diolah di pusat.

Provinsi Papua Tengah mencatat jumlah penduduk sebanyak 1.375.595 jiwa, terdiri dari 726.658 laki-laki dan 648.937 perempuan. Jumlah ini meningkat dibandingkan semester II tahun 2024 yang tercatat 1.369.112 jiwa. Dengan demikian, terjadi kenaikan 6.483 jiwa dalam enam bulan terakhir.

Berdasarkan sebaran wilayah, jumlah penduduk di delapan kabupaten Provinsi Papua Tengah adalah sebagai berikut:

* Nabire: 180.190 jiwa
* Puncak Jaya: 220.704 jiwa
* Paniai: 126.876 jiwa
* Mimika: 320.839 jiwa
* Puncak: 178.580 jiwa
* Dogiyai: 117.129 jiwa
* Intan Jaya: 138.109 jiwa
* Deiyai: 93.168 jiwa

Sekretaris Dinas Admindukcapil Papua Tengah, Yeremias Mote, S.STP., M.IP, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penduduk ini tidak lepas dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kependudukan.

“Sejak 2023–2024, melalui dana Otsus, telah diberikan bantuan peralatan perekaman mobile, ribbon dan film, serta printer KTP-el di delapan kabupaten. Tujuannya agar Dinas Dukcapil bisa melaksanakan layanan jemput bola ke distrik dan kampung terpencil,” ungkapnya.

Ia menambahkan, inovasi pelayanan publik menjadi kunci agar cakupan kepemilikan dokumen kependudukan semakin luas. Hal itu dilakukan melalui layanan jemput bola, sosialisasi pentingnya dokumen kependudukan, kerja sama dengan lembaga pengguna data, serta kewajiban penggunaan data kependudukan dalam setiap layanan publik.

“Harapan kami di semester II tahun 2025 jumlah penduduk Provinsi Papua Tengah bisa terus bertambah. Untuk itu dibutuhkan dukungan pemerintah daerah dalam hal anggaran jemput bola pelayanan, serta peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat umum untuk memberi kesadaran pentingnya dokumen kependudukan,” pungkas Yeremias. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Nabire, Panitia Reuni Sahabat 06 Se‑Papua Tengah Resmi Dikukuhkan

19 Juni 2026 - 09:49 WIB

IMG 20260619 WA0072

Pemkab Mimika Perkuat Sistem Perizinan Tenaga Kesehatan Lewat Sinkronisasi Data SIP dan Satu Sehat

19 Juni 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260619 WA0071

GPDP Klasis Mimika Gelar Sidang Klasis VI, Tegaskan Gereja Harus Tangguh, Profesional, dan Relevan di Tanah Papua

19 Juni 2026 - 09:37 WIB

IMG 20260619 WA0069

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa, Perkuat Verifikasi dan Validasi Data Kesejahteraan Sosial

19 Juni 2026 - 09:29 WIB

IMG 20260618 WA0023

Dinsos Deiyai Salurkan 1.000 Selimut dan Kelambu untuk Kelompok Rentan Melalui Dana Otsus

19 Juni 2026 - 09:26 WIB

IMG 20260619 WA0025
Trending di Headline