Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Headline

Dukung Anak Pengungsi, PKK Papua Tengah Janjikan PAUD bagi Ko’Membaca

Etty Welerbadge-check


					Dukung Anak Pengungsi, PKK Papua Tengah Janjikan PAUD bagi Ko’Membaca Perbesar

NABIRE –  Ketua TP-PKK Provinsi Papua Tengah, Ny. Nurhaidah Meki Nawipa melakukan kunjungan ke komunitas literasi Ko’Membaca pada Jumat (22/8/2025) pukul 13.21 WIT.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah provinsi atas upaya Ko’Membaca dalam menumbuhkan budaya literasi dan menyediakan layanan pendidikan bagi anak-anak, khususnya pengungsi dari Kabupaten Puncak.

Pendiri Ko’Membaca, Mis Murib, menjelaskan bahwa sebagian besar anak-anak yang dibina adalah korban konflik dari Kabupaten Puncak, menyusul tragedi mutilasi terhadap almarhumah Tarina Murib pada 3 Maret 2023, yang memaksa dua distrik mengungsi. Hingga kini, sudah tiga tahun mereka belum dapat kembali ke kampung halaman.

“Jumlah anak-anak yang kami dampingi ada 211 orang, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa. Ada juga yang sama sekali belum bersekolah. Hampir semuanya adalah korban konflik yang terlantar dari pendidikan. Karena itu, kami berusaha menyediakan buku bacaan dan layanan pendidikan,” jelas Mis Murib.

Ia menegaskan, kunjungan pejabat Papua Tengah membawa harapan baru.

“Anak-anak ini adalah aset bangsa Papua. Mereka butuh perhatian serius”, tegasnya.

Ko’Membaca dikenal sebagai komunitas literasi yang konsisten menggerakkan minat baca di Nabire. Meski dengan fasilitas terbatas, para relawan tetap berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang nyaman, kreatif, dan inklusif bagi anak-anak pengungsi.

Relawan Ko’Membaca, Dei Murib berharap janji pembangunan dua unit PAUD bisa menjadi tonggak baru.

“Kami percaya bahwa investasi pendidikan anak usia dini adalah fondasi masa depan Papua yang lebih cerah,” ujarnya.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi baru bagi Ko’Membaca untuk terus melayani anak-anak pengungsi dan generasi muda Papua. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Umum PGGPT Dorong Rekonsiliasi Konflik Dua Kelompok Warga di Kapiraya, Soroti Dampak Pendulangan Emas

17 Februari 2026 - 14:52 WIB

Img 20260217 wa0033

Miras Lokal Masih Saja Ditemukan di Pelabuhan, Puluhan Liter Disita Polisi

17 Februari 2026 - 14:46 WIB

Img 20260217 wa0003

Pascapenyerangan di Mile Point 50, Polisi Lakukan Olah TKP

17 Februari 2026 - 14:42 WIB

Img 20260217 wa0001

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026 

17 Februari 2026 - 14:36 WIB

Img 20260217 wa0026

HUT ke-3 PGGPT, Gereja Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Papua Tengah

17 Februari 2026 - 13:29 WIB

Img 20260217 wa0024
Trending di Headline