Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Headline

Dinkes Gelar Sosialisasi Tentang Pentingnya Triple Eliminasi dan Kusta Bagi Ibu Hamil

Etty Welerbadge-check


					Dinkes Gelar Sosialisasi Tentang Pentingnya Triple Eliminasi dan Kusta Bagi Ibu Hamil Perbesar

TIMIKA – Triple eliminasi (HIV, Sifilis dan Hepatitis) dan Kusta sangat penting dipahami oleh masyarakat khususnya bagi ibu hamil, oleh karena itu Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memberikan sosialisasi kepada puskesmas, klinik juga rumah sakit.

Hal ini mengingat fasilitas kesehatan lah yang akan menangani pasien dengan kasus triple eliminasi tersebut.

“Triple eliminasi ini merupakan salah satu target dalam Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Pemerintah Kabupaten Mimika,” kata Kepala Dinas Kesehatan, Reynold Ubra, Jumat (22/08/2025) di di Hotel Grand Tembaga.

Lanjutnya,”Ini kita coba berjejaring supaya semua ibu hamil dilakukan pelayanan standar. Selain itu kami juga mendorong skrining hipotiroid saat ibu bersalin,”sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Reynold juga menyampaikan bahwa ibu hamil wajib mengikuti pemeriksaan seperti timbang berat badan, ukur tinggi badan, tensi (tekanan darah), ukur lila (Lingkar lengan atas), tentukan letak janin, pemberian imunisasi tetanus toxoid (TT), pemberian tablet tambah darah, Tes laboratorium, konseling (temu wicara), dan tata laksana kasus.

“Karena ini standar pelayanan minuman bagi ibu hamil,” katanya.

Menurutnya ini semua mandatori dan bersifat wajib untuk bagaimana bisa memutus rantai penyakit menular dari ibu dan anak.

“Jadi kita mendeteksi lebih awal supaya tidak terjadi penuklaran ke anak,” ujarnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Umum PGGPT Dorong Rekonsiliasi Konflik Dua Kelompok Warga di Kapiraya, Soroti Dampak Pendulangan Emas

17 Februari 2026 - 14:52 WIB

Img 20260217 wa0033

Miras Lokal Masih Saja Ditemukan di Pelabuhan, Puluhan Liter Disita Polisi

17 Februari 2026 - 14:46 WIB

Img 20260217 wa0003

Pascapenyerangan di Mile Point 50, Polisi Lakukan Olah TKP

17 Februari 2026 - 14:42 WIB

Img 20260217 wa0001

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026 

17 Februari 2026 - 14:36 WIB

Img 20260217 wa0026

HUT ke-3 PGGPT, Gereja Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Papua Tengah

17 Februari 2026 - 13:29 WIB

Img 20260217 wa0024
Trending di Headline