Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

Dinkes Gelar Sosialisasi Tentang Pentingnya Triple Eliminasi dan Kusta Bagi Ibu Hamil

Etty Welerbadge-check


					Dinkes Gelar Sosialisasi Tentang Pentingnya Triple Eliminasi dan Kusta Bagi Ibu Hamil Perbesar

TIMIKA – Triple eliminasi (HIV, Sifilis dan Hepatitis) dan Kusta sangat penting dipahami oleh masyarakat khususnya bagi ibu hamil, oleh karena itu Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memberikan sosialisasi kepada puskesmas, klinik juga rumah sakit.

Hal ini mengingat fasilitas kesehatan lah yang akan menangani pasien dengan kasus triple eliminasi tersebut.

“Triple eliminasi ini merupakan salah satu target dalam Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Pemerintah Kabupaten Mimika,” kata Kepala Dinas Kesehatan, Reynold Ubra, Jumat (22/08/2025) di di Hotel Grand Tembaga.

Lanjutnya,”Ini kita coba berjejaring supaya semua ibu hamil dilakukan pelayanan standar. Selain itu kami juga mendorong skrining hipotiroid saat ibu bersalin,”sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Reynold juga menyampaikan bahwa ibu hamil wajib mengikuti pemeriksaan seperti timbang berat badan, ukur tinggi badan, tensi (tekanan darah), ukur lila (Lingkar lengan atas), tentukan letak janin, pemberian imunisasi tetanus toxoid (TT), pemberian tablet tambah darah, Tes laboratorium, konseling (temu wicara), dan tata laksana kasus.

“Karena ini standar pelayanan minuman bagi ibu hamil,” katanya.

Menurutnya ini semua mandatori dan bersifat wajib untuk bagaimana bisa memutus rantai penyakit menular dari ibu dan anak.

“Jadi kita mendeteksi lebih awal supaya tidak terjadi penuklaran ke anak,” ujarnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Wanggar Sari Apresiasi Dinkes Nabire Selesaikan Masalah Internal Puskesmas

22 September 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260922 WA0050

Polda Papua dan Belanda Perkuat Komunikasi, Bahas Keamanan hingga Lingkungan

22 September 2026 - 10:07 WIB

IMG 20260922 WA0045

September, Realisasi Fisik APBD Mimika 52 Persen, Realisasi Keuangan 48 Persen

22 September 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260922 WA0042

FKP, Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Publik Lebih Inklusif 

22 September 2026 - 09:57 WIB

IMG 20260922 WA0041

Pendulang di Landfill Mile 38 Diminta Pindahkan Camp, Batas Waktu 29 September

22 September 2026 - 09:18 WIB

IMG 20260922 WA0040
Trending di Headline