Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

Polda Papua Tengah Salurkan 20 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah

Etty Welerbadge-check


					Polda Papua Tengah Salurkan 20 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah Perbesar

NABIRE – Polda Papua Tengah bersama Perum Bulog KCP Nabire menyalurkan sekitar 20 ton beras melalui program Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Kegiatan ini berlangsung di Aula Polres Nabire, Kamis (14/8/2025), mulai pukul 11.45 WIT.

Kegiatan penyaluran beras SPHP ini dihadiri Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Kepala Kejaksaan Provinsi Papua Tengah, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Papua Tengah, Kapolda Papua, Kepala Perum Bulog KCP Nabire, serta para undangan lainnya.

Kepala Perum Bulog KCP Nabire, Dedi Rachman, menjelaskan bahwa program SPHP merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga harga beras agar tetap terjangkau.

“Beras sudah mulai naik sejak April hingga Juni. Pada Juli baru ada penugasan dari Badan Pangan untuk menyalurkan SPHP. Penyaluran ini kami lakukan bersama Polda Papua Tengah dan Polres Nabire di beberapa titik,” ujar Dedi.

Ia menambahkan, sejak 9 Agustus hingga 14 Agustus 2025, pihaknya telah menyalurkan kurang lebih 20 ton beras SPHP di enam titik. Beras ini dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 12.500 per kilogram untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi; serta Rp 13.100 per kilogram untuk wilayah Sumatera (non Lampung & Sumsel), NTT, dan Kalimantan.

“Kami berharap distribusi ini dapat membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” tambahnya.

Program SPHP ini merupakan salah satu langkah pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan beras di tengah masyarakat. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenkes RI Tegaskan Perencanaan SDMK Jadi Kunci Pemerataan Layanan Kesehatan di Papua Tengah

20 Mei 2026 - 14:56 WIB

IMG 20260520 WA0037

Yayasan Harapan Nusantara Doutou Papua Fokus Bangun Pendidikan dan SDM Papua

20 Mei 2026 - 14:48 WIB

IMG 20260520 WA0051

Penutupan pelatihan dasar Satpol PP,  Pemkab Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis

20 Mei 2026 - 14:38 WIB

IMG 20260520 WA0066

Uskup Keuskupan Timika Mengajak Warga Maybrat Waspadai Penipuan Digital dan Jaga Tanah Adat

20 Mei 2026 - 14:33 WIB

IMG 20260520 WA0072

Mimika Gelar FLS3N dan O2SN SMP, Wabup Dorong Penguatan Karakter dan Prestasi Siswa

20 Mei 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260520 WA0089
Trending di Headline