Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Pemprov Papua Tengah Siapkan Skema Beasiswa 50:50 untuk Mahasiswa

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Siapkan Skema Beasiswa 50:50 untuk Mahasiswa Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah berencana merealisasikan program bantuan pendidikan dengan skema 50:50 bagi mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi mulai tahun depan. Hal ini disampaikan oleh Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Petrus Tekege, yang mengapresiasi perhatian Gubernur Papua Tengah terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Petrus menjelaskan, program ini berbeda dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang merupakan program pemerintah pusat dan biasanya diberikan kepada mahasiswa semester I.

Beasiswa dari Pemprov Papua Tengah akan difokuskan bagi mahasiswa semester III ke atas, dengan persyaratan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,5, tidak menerima beasiswa dari sumber lain, serta aktif mengikuti perkuliahan.

“Pemda tidak mungkin membantu 100 persen. Gubernur sudah sampaikan bahwa bantuan ini sebagian ditanggung pemerintah, sebagian lagi menjadi tanggung jawab mahasiswa. Tujuannya supaya tidak menumbuhkan sikap manja,” jelas Petrus, Rabu (13/8/2025).

Di USWIM, tercatat lebih dari 3.000 mahasiswa, dan sekitar 1.300 orang diproyeksikan menjadi penerima bantuan. Pihak kampus akan melakukan verifikasi dan validasi ketat, termasuk memeriksa IPK, status kuliah, dan sumber beasiswa lain yang pernah diterima mahasiswa.

Selain USWIM, program ini juga akan menjangkau 11 perguruan tinggi di Papua Tengah yang berada di bawah Kementerian Pendidikan, di luar perguruan tinggi keagamaan.

Petrus menegaskan, meski bantuan ini direncanakan mulai berlaku tahun depan, saat ini masih dalam tahap pembahasan di DPR Papua Tengah.

“Jangan ada pemahaman bahwa pemerintah provinsi membebaskan biaya kuliah 100 persen. Ini adalah bantuan, bukan gratis sepenuhnya,” tegasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Nabire, Panitia Reuni Sahabat 06 Se‑Papua Tengah Resmi Dikukuhkan

19 Juni 2026 - 09:49 WIB

IMG 20260619 WA0072

Pemkab Mimika Perkuat Sistem Perizinan Tenaga Kesehatan Lewat Sinkronisasi Data SIP dan Satu Sehat

19 Juni 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260619 WA0071

GPDP Klasis Mimika Gelar Sidang Klasis VI, Tegaskan Gereja Harus Tangguh, Profesional, dan Relevan di Tanah Papua

19 Juni 2026 - 09:37 WIB

IMG 20260619 WA0069

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa, Perkuat Verifikasi dan Validasi Data Kesejahteraan Sosial

19 Juni 2026 - 09:29 WIB

IMG 20260618 WA0023

Dinsos Deiyai Salurkan 1.000 Selimut dan Kelambu untuk Kelompok Rentan Melalui Dana Otsus

19 Juni 2026 - 09:26 WIB

IMG 20260619 WA0025
Trending di Headline