NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi membuka kegiatan Lomba Lari 10K / Fun Run 10K dalam rangka peringatan HUT RI ke-80. Acara ini diikuti 600 peserta dari berbagai kalangan, dengan rute start di Bandara Lama Nabire, mengarah ke RSUD Nabire, dan kembali ke titik awal.
Kegiatan pembukaan ini dihadiri langsung oleh Wakil gubernur Papua tengah, Pj. Sekda Papua tengah, staf ahli, para pejabat lingkungan Papua tengah serta para pecinta sportivitas.
Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan pentingnya disiplin, komitmen, dan konsistensi bagi masyarakat Papua Tengah.
“Tidak boleh kita mau Nabire maju, Nabire ini provinsi disiplin, komitmen, konsisten. Jadi dengan acara ini yang hadir kurang lebih sekitar 70% dari 600 peserta,” ujar Gubernur.
Ia juga mengingatkan peserta untuk memahami dan menghayati tema lomba tahun ini: “Lari Bersama, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”
“Kita akan mulai dari sini sampai ke rumah sakit, setelah itu kembali. Setiap persimpangan jalan sudah dijaga, jadi tidak ada lagi yang pakai jalan tikus. Pesan hanya satu: jaga sportivitas, saling menghargai sesama pelari, dan hormati aturan lomba yang ditetapkan panitia,” tegasnya.
Gubernur Meki Nawipa menyebut lomba ini sebagai salah satu yang terbesar di Papua Tengah, dan berencana mengembangkannya menjadi ajang yang lebih besar di masa mendatang.
“Ke depan kita buat yang lebih lagi, dengan hadiah yang lebih besar. Hari ini pelari dari Papua Tengah, besok kita panggil dari seluruh tanah Papua, berikutnya dari seluruh Indonesia. Tapi ini bukan soal hadiah, melainkan bagaimana kita merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80, bagian dari warga negara untuk mengisi pembangunan dan kemerdekaan,” pungkasnya.
Selain itu, Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, sponsor (Bank Papua dan Aquvit), aparat keamanan, tenaga medis, serta semua pihak yang telah menyukseskan acara ini. Ia menutup sambutannya dengan doa dan harapan:
“Tuhan Memberkati Kita Semua. Merdeka!”. (MB)






