Menu

Mode Gelap
Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif Setjen DPD RI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

News

13 Tahun Vakum, SD Inpres Amuma Yahukimo Tak Beroperasi: Anak-anak Terlantar Tanpa Pendidikan

adminbadge-check


					13 Tahun Vakum, SD Inpres Amuma Yahukimo Tak Beroperasi: Anak-anak Terlantar Tanpa Pendidikan Perbesar

YAHUKIMO – Selama lebih dari satu dekade, Sekolah Dasar (SD) Inpres Amuma di Distrik Amuma, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, mengalami kevakuman total. Proses belajar-mengajar di sekolah tersebut dilaporkan tidak berjalan sejak tahun 2013 hingga 2025, menyebabkan ratusan anak kehilangan hak dasar mereka untuk mendapatkan pendidikan.

Informasi ini diterima oleh Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua pada Senin, 28 Juli 2025, melalui laporan langsung dari Ardi Usha Layge Payage, SH. Ia menyampaikan kondisi sekolah tersebut usai melakukan pemantauan di lapangan. Dalam laporannya, Ardi menyoroti bahwa selama 13 tahun tidak ada proses belajar aktif, dan selama 9 tahun terakhir tidak satu pun siswa mengikuti ujian akhir sekolah.

“Kondisi ini sungguh memprihatinkan. Bagaimana masa depan anak-anak di Distrik Amuma jika pendidikan mereka dibiarkan terbengkalai selama bertahun-tahun?” tegas Ardi dalam laporannya.

Tidak Ada Guru Aktif, Sekolah Kosong

Kevakuman ini disebut terjadi karena para guru yang seharusnya bertugas di SD Inpres Amuma tidak pernah hadir dan aktif mengajar. Keberadaan mereka di lapangan nihil, sehingga sekolah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Situasi ini dinilai sangat merugikan anak-anak yang kehilangan haknya atas pendidikan, serta mencoreng tanggung jawab negara terhadap pembangunan sumber daya manusia di daerah tertinggal. Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua menilai para guru yang menerima gaji namun tidak menjalankan tugas sebagai “makan gaji buta” dan merugikan negara.

“Guru yang tidak menjalankan tugasnya bukan hanya melanggar sumpah profesi, tetapi juga melanggar hak anak dan masa depan satu generasi di daerah ini,” ujar Direktur Eksekutif Yayasan, Theo Hesegem.

Rekomendasi Mendesak untuk Pemerintah Yahukimo

Sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib generasi muda di Distrik Amuma, Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua bersama Forum Pemberantasan Minuman Keras dan Narkoba Provinsi Papua Pegunungan mengeluarkan beberapa rekomendasi dan desakan kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo:

1. Melakukan pemantauan langsung ke SD Inpres Amuma untuk mengecek kondisi riil di lapangan.

2. Segera mengambil tindakan tegas terhadap para guru yang tidak menjalankan tugas selama bertahun-tahun.

3. Mengaktifkan kembali operasional sekolah demi menyelamatkan masa depan anak-anak di wilayah tersebut.

4. Memastikan pemenuhan hak pendidikan anak-anak, dan memproses pihak-pihak yang telah melalaikan tanggung jawabnya sesuai peraturan yang berlaku.

Harapan untuk Masa Depan Anak Papua

Theo Hesegem menegaskan, pendidikan adalah hak dasar anak-anak yang dijamin oleh undang-undang. Jika sistem pendidikan gagal berjalan di wilayah-wilayah terpencil, maka negara sedang menciptakan ketimpangan pembangunan yang akut.

“Negara tidak boleh abai. Pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Yahukimo, harus segera bertindak. Pendidikan adalah tangga pertama menuju perubahan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK

14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Img 20260214 wa0006

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Akhirnya Menyerahkan Diri

14 Februari 2026 - 15:18 WIB

Img 20260214 wa0266

Perkuat Layanan Masyarakat, Kadis Kominfo Deiyai Salurkan Tiga Unit Starlink Kepada Warga Wagomani 

14 Februari 2026 - 15:13 WIB

Img 20260214 wa0282

Bupati dan Pemilik Tanah Buka Kembali Akses Jalan Petrosea Tembus Bandara Mozes Kilangin, Pastor Ibrani Gwijangge Memberkati Jalan 

14 Februari 2026 - 13:38 WIB

Screenshot 20260214 222928 gallery

DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat

14 Februari 2026 - 03:57 WIB

Img 20260213 wa0045 3361434797
Trending di News