NABIRE — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendirikan universitas negeri di wilayah tersebut. Hal ini tertuang dalam surat tanggapan resmi bernomor 1232/A/HM.00.00/2025, yang dikirim langsung kepada Gubernur Papua Tengah.
Surat tersebut merupakan balasan atas undangan resmi kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI untuk hadir sebagai Keynote Speaker dalam kegiatan Lokakarya Diskusi Inisiasi Pendirian Universitas Negeri Papua Tengah yang berlangsung pada pekan ini Juli 2025 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire.
Dalam surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian, Togar Mangihut Simatupang, disampaikan bahwa Menteri berhalangan hadir karena agenda kedinasan lain di waktu yang bersamaan. Namun demikian, kementerian menegaskan tetap akan mengawal inisiatif pendirian universitas negeri tersebut secara aktif dan berkelanjutan.
“Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tetap memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif pendirian Universitas Negeri di Papua Tengah dan akan terus berkoordinasi sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” bunyi surat tersebut.
Dukungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan akses pendidikan tinggi yang berkualitas di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua Tengah sebagai provinsi baru hasil pemekaran tahun 2022.
Sebelumnya, kegiatan lokakarya dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pejabat kementerian teknis, unsur perguruan tinggi, tokoh adat dan agama, serta perwakilan masyarakat. Gubernur Papua Tengah, dalam sambutannya, menekankan bahwa pendirian universitas negeri merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul dan menjawab ketimpangan pendidikan di wilayah tengah Papua.
“Kami ingin universitas negeri ini menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya menjawab kebutuhan lokal, tapi juga berkontribusi pada penguatan karakter dan kompetensi anak-anak Papua Tengah,” ujar Gubernur saat pembukaan kegiatan.
Dengan dukungan Kementerian, harapan masyarakat Papua Tengah untuk memiliki universitas negeri semakin mendekati kenyataan. Saat ini, Tim Inisiasi yang terdiri dari unsur pemprov, akademisi, dan tokoh masyarakat sedang menyusun dokumen akademik sebagai dasar pengusulan ke kementerian. (MB)






