Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Headline

Papua Tengah Darurat HIV/AIDS, Pemprov Kolaborasi Bersama YGPS Gelar Seminar dan Pemeriksaan Massal Gratis 

Etty Welerbadge-check


					Papua Tengah Darurat HIV/AIDS, Pemprov Kolaborasi Bersama YGPS Gelar Seminar dan Pemeriksaan Massal Gratis  Perbesar

NABIRE — Yayasan Gerakan Papua Sehat (YGPS) bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan seminar dan pemeriksaan HIV/AIDS gratis secara massal sebagai respons atas meningkatnya kasus HIV/AIDS yang telah mencapai tingkat darurat kemanusiaan di wilayah Provinsi Papua Tengah.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 16 hingga 18 Juni 2025, digelar di Auditorium RRI Nabire, Jalan Merdeka. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dimulai sejak pukul 10.40 WIT hingga selesai setiap harinya.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah tahun 2024 mencatat bahwa kasus HIV/AIDS telah mencapai angka 22.868 kasus. Kabupaten Nabire menduduki urutan pertama jumlah kasus terbanyak, disusul Kabupaten Mimika dan Paniai. Melihat tren ini, Yayasan Gerakan Papua Sehat menyebut kondisi tersebut sebagai “Darurat Kemanusiaan dengan Penyakit HIV/AIDS”.

Ketua sekaligus pendiri Yayasan Gerakan Papua Sehat, Dr. Kornelis Pakage, S.KM., M.Kes, dalam sambutannya menyatakan bahwa penyebaran HIV/AIDS harus menjadi perhatian semua pihak, bukan hanya tenaga kesehatan.

“Beberapa tahun lalu, kita panik ketika muncul virus corona. Tapi kini, dengan HIV/AIDS yang jauh lebih banyak jumlah penderitanya, kepanikan itu seolah hilang. Ini bukan lagi sekadar masalah kesehatan, tapi darurat kemanusiaan,” tegas Dr. Kornelis.

Ia juga menjelaskan bahwa yayasan yang berdiri sejak tahun 2023 ini telah melakukan berbagai upaya strategis, mulai dari penyuluhan HIV perorangan, pendirian relawan di berbagai kabupaten, hingga peluncuran Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Papua Sehat yang telah mendapatkan izin operasional.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber seperti dr. Pingki Pancawardani, Dr. Kornelis Pakage, tim laboratorium, serta moderator Eva Paula Pakage. Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini sejumlah tokoh agama dari Gereja Kristen, Katolik, dan komunitas Muslim Kota Nabire sebagai bentuk dukungan lintas iman.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Wakil Gubernur Deinas Geley, yang ditampilkan dalam materi sosialisasi acara, juga menunjukkan komitmen penuh terhadap isu ini. Pemerintah daerah mendorong kolaborasi semua lini—kesehatan, agama, dan masyarakat—untuk bersama-sama menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya HIV/AIDS.

Pesan yang diangkat dalam kegiatan ini sangat jelas: “Jaga diri, jaga bapa, jaga ibu, jaga adik, jaga kakak dan keluarga, biar kita semua sehat.”

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat serta mempercepat upaya penanggulangan HIV/AIDS di Provinsi Papua Tengah secara menyeluruh. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Ajak Warga Mimika Jaga Toleransi Jelang Hari Besar Keagamaan

16 Februari 2026 - 13:29 WIB

20260105 085727

Imlek 2577 Kongzili, Menag: Semoga Tahun ini Membawa Kedamaian dan Kesejahteraan

16 Februari 2026 - 13:19 WIB

Img 20260216 wa0019

Kasus Penembakan Pilot Smart Air, Satgas ODC Amankan Empat Orang, Dua Diantaranya Teridentifikasi

16 Februari 2026 - 13:12 WIB

Img 20260216 wa0153

Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah

16 Februari 2026 - 13:04 WIB

Img 20260114 wa0029

Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri Dirumahnya : Polisi Sebut Tidak Ditemukan Adanya Tanda-tanda Kekerasan

16 Februari 2026 - 13:00 WIB

Img 20260216 wa0148
Trending di Headline