Menu

Mode Gelap
Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif Setjen DPD RI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Headline

Plt. Sekda Papua Tengah Tegaskan Pemerintah Hadir di Tengah Krisis: “Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi?”

Etty Welerbadge-check


					Plt. Sekda Papua Tengah Tegaskan Pemerintah Hadir di Tengah Krisis: “Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi?” Perbesar

NABIRE – Dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencana dan Konflik Sosial yang digelar di Kantor Gubernur Papua Tengah, di jalan merdeka Nabire, Kamis, (12/6/2025). Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Yulianus A. Soemoele, kepada wartawan, kembali menegaskan bahwa negara tidak boleh absen dalam situasi darurat yang dialami masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan tetap menjadi prioritas, meskipun kondisi di beberapa wilayah seperti Puncak Jaya, Intan Jaya, Sinak, dan Gome masih belum sepenuhnya pulih.

“Pelayanan kesehatan tetap harus jalan dengan baik. Pendidikan juga harus tetap bisa diakses meski dalam kondisi sulit. Kami sudah menerima laporan bahwa memang masih ada kekurangan, dan kami pastikan itu akan diselesaikan,” ujarnya dengan penuh ketegasan.

Soemoele menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi semua pihak—pemerintah provinsi, kabupaten, pusat, TNI, Polri, tokoh agama, dan adat—dalam mengatasi krisis sosial dan kemanusiaan yang terjadi.

“Kata kuncinya adalah ketika kita bersatu. Gereja harus hadir, adat juga harus hadir. Ini masyarakat kita. Siapa yang akan tolong kalau bukan kita sendiri?” katanya penuh empati.

Rapat koordinasi tersebut juga membahas langkah-langkah ke depan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga eksekusi di lapangan, dengan memperjelas batas-batas kewenangan antara provinsi, kabupaten, dan aparat keamanan.

Soemoele mengapresiasi kerja sama yang terjalin dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut bahwa sejumlah daerah seperti Intan Jaya dan Puncak telah hadir dalam rapat, sementara Puncak Jaya belum dapat bergabung karena tengah melakukan persiapan pelantikan kepala daerah.

“Puncak Jaya ini sedang mau ‘berumah’. Mereka sedang berbenah untuk pelantikan minggu depan. Tapi komunikasi tetap kami jaga. Mereka bagian dari kita. Kami undang, dan kami terus jalin komunikasi,” jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa rapat tersebut merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Papua Tengah, yang dijadwalkan akan hadir setelah tiba di Nabire dalam waktu dekat.

“Pak Gubernur yang menginisiasi kegiatan ini. Beliau peduli. Dan beliau pasti akan hadir karena ini menyangkut warganya sendiri,” tambah Soemoele.

Di akhir pernyataannya, Plt. Sekda menegaskan prinsip dasar negara dalam situasi krisis: keselamatan warga adalah hukum tertinggi.

“Kita semua harus hadir. Negara tidak boleh abai. Kalau bukan kita, siapa lagi? Pemerintah hadir bukan sekadar slogan. Kita kerja nyata di lapangan untuk rakyat kita,” pungkasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dispora Deiyai Serahkan Bantuan Perlengkapan dan Pelatihan Olahraga, Persidei Apresiasi Dukungan Pemerintah

16 Februari 2026 - 11:57 WIB

Img 20260216 wa0173

Bertemu Dua Kelompok Yang Bertikai di Kapiraya, Kompol Onisimus : Situasi Sudah Aman 

16 Februari 2026 - 11:29 WIB

Img 20260216 wa0143

Pascapenembakan di Boven Digoel, Wamendagri Minta Pemda Bantu Pengungsi dan Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

16 Februari 2026 - 02:19 WIB

Img 20260214 wa0003

Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK

14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Img 20260214 wa0006

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Akhirnya Menyerahkan Diri

14 Februari 2026 - 15:18 WIB

Img 20260214 wa0266
Trending di Headline