Menu ✖

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN

Headline

Polisi Minta Keterangan Enam Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Penghubung di Kampung Banti ke Aroanop

Etty Welerbadge-check


					Polisi Minta Keterangan Enam Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Penghubung di Kampung Banti ke Aroanop Perbesar

TIMIKA – Kepolisian Mimika saat ini sudah mengambil keterangan terhadap 6 orang saksi terkait dengan kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan penghubung kampung Banti ke Aruanop di Distrik Tembagapura.

“Jadi untuk kasus kita masih dalam lidik, dalam arti masih melengkapi keterangan dari saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti. Sudah ada 6 saksi yang sudah kita minta keterangan tentunya akan bertambah karena ada beberapa yang belum kita mintai keterangan,”kata Kapolres Mimika,AKBP Billyandha Hildiario, Rabu (11/06/2025).

Ia juga menyatakan, secepatnya akan tetapkan tersangka kasus korupsi pembangunan jembatan penghubung kampung Banti ke Aruanop di Distrik Tembagapura.

“Insyaallah dalam waktu dekat kami akan rilis hasil penyelidikan kasus dugaan korupsi jembatan itu,” kata AKBP Billyandha.

Menurut Kapolres dalam penanganan kasus korupsi ini harus lebih hati-hati,sehingga butuh waktu yang lama.

“Penyelidikan kasus korupsi ini sesuai komitmen awal bahwa selama menjabat sebagai Kapolres Mimika harus menyelesaikan satu kasus korupsi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menyampaikan bahwa tidak benar adanya pemberitaan yang mana dinonjobkan salah satu pejabat Polres yaitu Kanit Tipikor itu ada kaitan dengan pengungkapan kasus ini.

“Itu tidak benar, jadi bahasanya mutasi itu dalam rangka penyegaran kemudian untuk kebutuhan personil di Polda Papua Tengah, mengingat Polda Papua Tengah juga baru dan masih membutuhkan banyak personil jadi memang perlu perkuatan,”ungkapnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival Budaya Mimika Hidupkan Kembali Warisan Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026 - 13:10 WIB

IMG 20261005 WA0038

Uskup Hilarion Ajak Umat Katolik di Fakfak Jaga Lingkungan dan Hindari Pembakaran Sembarangan

5 Oktober 2026 - 13:05 WIB

IMG 20261005 WA0035

OTK Bersenjata Parang dan Pisau Serang Pasutri di Paniai, Polisi Buru Pelaku

5 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261005 WA0032

Sopir Kadis Dukcapil Dogiyai Dibacok OTK, Polisi Kejar Pelaku

5 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261005 WA0030

HUT ke-81 TNI, Dandim Mimika Tekankan Disiplin, Netralitas dan Kepedulian

5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

IMG 20261005 WA0029
Trending di Headline