NABIRE – Dalam semangat Idul Adha 1446 Hijriah, Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian menyalurkan dua ekor sapi kurban ke Masjid Babussalam Kalibobo, Kabupaten Nabire. Bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat di daerah, khususnya umat Muslim yang akan merayakan hari besar keagamaan. Kamis, (5/6/2025) .
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Powennari, yang hadir mewakili Bupati Mesak Magai. Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Presiden kepada warga Nabire.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden. Semoga sapi kurban ini menjadi berkah bagi masyarakat Kalibobo dan jamaah Masjid Babussalam dalam menyambut Hari Raya Idul Adha,” ujarnya kepada media.
Acara penyerahan berlangsung di halaman masjid dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Peternakan drh. I Dewa Ayu Dwita, K.M., para pengurus masjid, Kabid Humas Pemkab Nabire, serta puluhan jamaah yang menyambut dengan antusias.
Spesifikasi Hewan Kurban dan Proses Seleksi
Dalam laporannya, drh. Dewa Ayu menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program nasional yang didasarkan pada sejumlah surat keputusan kementerian, termasuk:
-
Surat Menteri Dalam Negeri No. 500.1.3-23.13
-
Surat Kementerian Pertanian No. B-52/PK.04/2025
-
Keputusan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan No. 04651/05/2025
Pengadaan hewan dilakukan dengan prosedur ketat, mulai dari seleksi, identifikasi, verifikasi, hingga pemastian kelayakan sesuai standar pusat. Kriteria hewan yang dipilih: jantan, sehat, tidak cacat, berusia lebih dari dua tahun, serta memiliki bobot minimal 400 kg.
“Untuk Masjid Babussalam, kami salurkan dua ekor sapi yakni jenis Simental berbobot 480 kg dan Bali berbobot 437 kg. Masing-masing dibeli seharga Rp58 juta, dan semuanya berasal dari peternak lokal di Kampung Lerjai Jaya (Makimi) dan Kampung Wadio (Samabusa),” terang Dewa Ayu.
Meskipun belum mencapai bobot ideal nasional 800 kg per ekor, pemilihan tetap mempertimbangkan kualitas terbaik dari peternak lokal dan standar teknis yang telah ditentukan.
Simbol Kepedulian Presiden
Dua ekor sapi dengan total bobot 917 kg itu diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar. Selain sebagai simbol solidaritas sosial, bantuan ini juga menjadi motivasi bagi para peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya.
“Ini bukan sekadar bantuan hewan kurban, tapi juga bentuk nyata perhatian Presiden RI terhadap kegiatan keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat Nabire. Semoga tahun depan, Nabire bisa kembali menerima bantuan dengan kualitas yang semakin baik,” tutup drh. Dewa Ayu. (MB).






