Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Mahasiswa Dogiyai di Semarang Tegas Menolak Pemekaran Kabupaten Mapia Raya

Etty Welerbadge-check


					Mahasiswa Dogiyai di Semarang Tegas Menolak Pemekaran Kabupaten Mapia Raya Perbesar

SEMARANG – Mahasiswa asal Kabupaten Dogiyai yang tergabung dalam Tim Peduli Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia Wilayah Kabupaten Dogiyai menyatakan penolakan tegas terhadap rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Mapia Raya.

Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Asrama Papua, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (25/5/2025).

Koordinator tim, Simon E. Iyai, menegaskan bahwa pemekaran wilayah yang diinisiasi oleh oknum atau elite politik lokal yang mengatasnamakan rakyat Mapia, tidak mewakili kepentingan masyarakat secara luas.

“Kami mahasiswa Dogiyai se-Jawa Tengah, khususnya di Semarang, dengan tegas menolak segala bentuk pemekaran yang dilakukan tanpa partisipasi masyarakat secara menyeluruh. Pemekaran bukan solusi bagi persoalan kemiskinan, pengangguran, dan konflik di wilayah kami. Karena itu, kami meminta pemerintah pusat segera menghentikan rencana pembahasan dan penetapan DOB Kabupaten Mapia Raya,” tegas Simon.

Ia juga menyampaikan mosi tidak percaya terhadap tokoh intelektual Matias Butu dan kelompoknya, yang dianggap tidak mewakili aspirasi masyarakat Dogiyai.

“Jika pemerintah provinsi maupun Kabupaten Dogiyai tetap melanjutkan proses ini, kami akan melakukan aksi protes dengan menutup Jalan Trans Mapia,” tambahnya.

Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) juga mendesak agar draf pemekaran diuji secara akademik dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti tokoh adat, tokoh perempuan, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Selain itu, mereka menyerukan kepada Gubernur Papua Tengah untuk menghentikan seluruh proses pemekaran di wilayah Papua Tengah, terutama di Kabupaten Dogiyai. Mereka juga menolak keberadaan operasi militer dan eksploitasi sumber daya alam di seluruh Tanah Papua.

Pernyataan Sikap Mahasiswa Dogiyai di Semarang :

  1. Menolak dengan tegas pemekaran DOB Mapia Raya oleh oknum atau elit politik lokal.
  2. Mendesak pemerintah pusat untuk membatalkan rencana pembahasan dan penetapan DOB Mapia Raya.
  3. Menyatakan mosi tidak percaya terhadap Matias Butu dan kelompoknya.
  4. Mengancam akan menutup Jalan Trans Mapia jika pemekaran terus dilanjutkan.
  5. Menuntut uji akademik atas draf pemekaran yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
  6. Meminta Gubernur Papua Tengah menghentikan seluruh proses pemekaran di Papua Tengah, khususnya Kabupaten Dogiyai.
  7. Menyerukan penghentian operasi militer dan eksploitasi sumber daya alam di Tanah Papua.
  8. Menolak segala bentuk pemekaran di seluruh wilayah Papua. (MB)
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program CSR Unggulan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong 5 Penghargaan ISRA 2026

7 Agustus 2026 - 14:48 WIB

IMG 20260807 WA0188

SD YPPK Waghete dan SD YAPIS Raih Juara I Lomba Cerdas Cermat HUT ke-81 RI Tingkat SD di Deiyai

7 Agustus 2026 - 14:34 WIB

IMG 20260807 WA0196

Regenerasi Kepemimpinan WKRI Paroki Segala Orang Kudus Diyai, Petornela Giyai Resmi Pimpin Periode 2026–2030

7 Agustus 2026 - 08:55 WIB

IMG 20260807 WA0014

Yayasan Harapan Nusantara Doutou Papua Siapkan Institut Kesehatan Anigou Nabire

7 Agustus 2026 - 08:51 WIB

IMG 20260807 WA0010

Jelang HUT Pramuka ke-65, Kwarcab Nabire Gelar Bakti Bersih Serentak di Sejumlah Titik 

7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

IMG 20260807 WA0000
Trending di Headline