Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

Panen Perdana Kangkung Organik di Kamoro Jaya: Haru dan Harapan Baru bagi Masyarakat Kamoro

adminbadge-check


					Foto Bersama Perbesar

Foto Bersama

MIMIKA – Dua kelompok tani di Kelurahan Kamoro Jaya, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, sukses melakukan panen perdana tanaman kangkung organik. Momen ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat asli Kamoro, yang mulai menapaki jalan baru menuju kemandirian melalui pertanian sehat. Sinin, (26/05/2025).

Panen yang dilakukan ini merupakan bagian dari Kamoro Bertani, sebuah pilot project pertanian organik yang digagas Kelurahan Kamoro Jaya sejak Maret 2025. Fokus utama dari program ini adalah membangkitkan kembali semangat bertani di kalangan masyarakat asli Kamoro, dimulai dari tanaman yang sederhana namun bernilai gizi tinggi seperti kangkung organik.

Suasana haru terasa saat para petani memetik hasil kerja keras mereka. Di antara barisan daun hijau segar yang tumbuh subur, tampak wajah-wajah penuh bangga. Beberapa petani bahkan tak kuasa menahan air mata. “Kami tidak pernah menyangka bisa menanam sendiri dan hasilnya sebagus ini,” ucap seorang petani dengan mata berkaca-kaca.

Whatsapp Image 2025 05 26 At 19.20.00

Suasana Panen

Kepala Kelurahan Kamoro Jaya, Musdalifah, yang turut hadir dalam panen tersebut, mengungkapkan kebahagiaannya.

“Saya sangat tersentuh melihat kegigihan mereka. Ini awal yang luar biasa dan menjadi bukti bahwa masyarakat Kamoro juga bisa bertani,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa para kelompok tani telah terbentuk, semuanya terdiri dari kepala keluarga asli Kamoro. Mereka memilih kangkung sebagai komoditas awal karena mudah dibudidayakan dan memiliki permintaan tinggi di pasar.

“Kami menanam kangkung organik karena lebih sehat dan cepat tumbuh. Ini sangat cocok untuk memulai,” jelas Musdalifah.

Yang lebih membanggakan, hasil panen ini tidak hanya digunakan untuk konsumsi pribadi. Kangkung organik dari Kamoro Jaya akan dipasarkan di pasar-pasar lokal di Mimika. Langkah ini diharapkan menjadi awal dari perputaran ekonomi berbasis pertanian yang menguntungkan masyarakat secara langsung.

Whatsapp Image 2025 05 26 At 19.19.59 (1)

Suasana Panen

“Kami ingin warga tidak hanya menanam, tapi juga mendapatkan nilai ekonomi dari hasil pertaniannya,” tambah Musdalifah.

Meski minim dukungan dari instansi pemerintah dan dinas pertanian, masyarakat Kamoro membuktikan bahwa dengan semangat, kerja sama, dan kemauan belajar, mereka mampu menghasilkan produk pertanian yang sehat dan berkualitas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, BPBD Mimika Mulai Siram Jalan Atasi Debu di Timika

15 September 2026 - 13:39 WIB

20260915

Dishub Mimika Perkuat Keselamatan Jalan, dari ZoSS hingga Pengecatan Median

15 September 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260915 WA0037

Empat Pelajar Selamat, Polisi Redam Kepanikan Warga Akibat Isu Penculikan

15 September 2026 - 13:17 WIB

IMG 20260915 WA0030

Dukcapil Deiyai Ungkap Perkembangan Data Kependudukan, Pelayanan Masih Hadapi Sejumlah Kendala

15 September 2026 - 13:11 WIB

IMG 20260915 WA0034

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Deiyai Validasi Data Pekerja Rentan hingga Aparatur Kampung

15 September 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260915 WA0032
Trending di Headline