Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

News

Panen Perdana Kangkung Organik di Kamoro Jaya: Haru dan Harapan Baru bagi Masyarakat Kamoro

adminbadge-check


					Foto Bersama Perbesar

Foto Bersama

MIMIKA – Dua kelompok tani di Kelurahan Kamoro Jaya, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, sukses melakukan panen perdana tanaman kangkung organik. Momen ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat asli Kamoro, yang mulai menapaki jalan baru menuju kemandirian melalui pertanian sehat. Sinin, (26/05/2025).

Panen yang dilakukan ini merupakan bagian dari Kamoro Bertani, sebuah pilot project pertanian organik yang digagas Kelurahan Kamoro Jaya sejak Maret 2025. Fokus utama dari program ini adalah membangkitkan kembali semangat bertani di kalangan masyarakat asli Kamoro, dimulai dari tanaman yang sederhana namun bernilai gizi tinggi seperti kangkung organik.

Suasana haru terasa saat para petani memetik hasil kerja keras mereka. Di antara barisan daun hijau segar yang tumbuh subur, tampak wajah-wajah penuh bangga. Beberapa petani bahkan tak kuasa menahan air mata. “Kami tidak pernah menyangka bisa menanam sendiri dan hasilnya sebagus ini,” ucap seorang petani dengan mata berkaca-kaca.

Whatsapp Image 2025 05 26 At 19.20.00

Suasana Panen

Kepala Kelurahan Kamoro Jaya, Musdalifah, yang turut hadir dalam panen tersebut, mengungkapkan kebahagiaannya.

“Saya sangat tersentuh melihat kegigihan mereka. Ini awal yang luar biasa dan menjadi bukti bahwa masyarakat Kamoro juga bisa bertani,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa para kelompok tani telah terbentuk, semuanya terdiri dari kepala keluarga asli Kamoro. Mereka memilih kangkung sebagai komoditas awal karena mudah dibudidayakan dan memiliki permintaan tinggi di pasar.

“Kami menanam kangkung organik karena lebih sehat dan cepat tumbuh. Ini sangat cocok untuk memulai,” jelas Musdalifah.

Yang lebih membanggakan, hasil panen ini tidak hanya digunakan untuk konsumsi pribadi. Kangkung organik dari Kamoro Jaya akan dipasarkan di pasar-pasar lokal di Mimika. Langkah ini diharapkan menjadi awal dari perputaran ekonomi berbasis pertanian yang menguntungkan masyarakat secara langsung.

Whatsapp Image 2025 05 26 At 19.19.59 (1)

Suasana Panen

“Kami ingin warga tidak hanya menanam, tapi juga mendapatkan nilai ekonomi dari hasil pertaniannya,” tambah Musdalifah.

Meski minim dukungan dari instansi pemerintah dan dinas pertanian, masyarakat Kamoro membuktikan bahwa dengan semangat, kerja sama, dan kemauan belajar, mereka mampu menghasilkan produk pertanian yang sehat dan berkualitas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Nabire, Panitia Reuni Sahabat 06 Se‑Papua Tengah Resmi Dikukuhkan

19 Juni 2026 - 09:49 WIB

IMG 20260619 WA0072

Pemkab Mimika Perkuat Sistem Perizinan Tenaga Kesehatan Lewat Sinkronisasi Data SIP dan Satu Sehat

19 Juni 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260619 WA0071

GPDP Klasis Mimika Gelar Sidang Klasis VI, Tegaskan Gereja Harus Tangguh, Profesional, dan Relevan di Tanah Papua

19 Juni 2026 - 09:37 WIB

IMG 20260619 WA0069

Dinsos Deiyai Gelar Musyawarah Desa, Perkuat Verifikasi dan Validasi Data Kesejahteraan Sosial

19 Juni 2026 - 09:29 WIB

IMG 20260618 WA0023

Dinsos Deiyai Salurkan 1.000 Selimut dan Kelambu untuk Kelompok Rentan Melalui Dana Otsus

19 Juni 2026 - 09:26 WIB

IMG 20260619 WA0025
Trending di Headline